Terungkapnya Drama Penjambretan di Surabaya: Jeritan Korban Bawa Nasib Malang bagi Pelaku

 

Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Polres Pelabuhan Tanjungperak, melalui Unit I Jatanras Satreskrim, berhasil mengungkap sebuah kasus penjambretan yang terjadi di Surabaya dengan kecepatan dan ketepatan yang luar biasa. Tiga pelaku yang terlibat dalam aksi kriminal ini berhasil diringkus dalam waktu singkat setelah mereka melancarkan aksinya.

Kapolres Pelabuhan Tanjungperak, AKBP Williams Cornelius Tanasale, melalui Kasihumas Iptu Suroto, menyampaikan bahwa kejadian tersebut terjadi pada Senin malam, 12 Agustus 2024, sekitar pukul 20.30 WIB. Korban, seorang mahasiswa berusia 23 tahun berinisial HN, tengah berjalan kaki menuju rumahnya setelah turun dari angkutan umum di halte bus Jalan Perak Barat.

Baca Juga:  Danyonif 330 Berikan Pembekalan Inspiratif pada Taruna Akmil Tingkat IV di Magelang

“Saat korban berjalan di dekat rel kereta api di Jalan Jakarta, ia diikuti oleh tiga pelaku yang mengendarai sepeda motor. Ketika mereka melihat kesempatan, di tempat yang sepi, pelaku langsung memepet korban dan merampas ponsel yang dipegangnya,” ungkap Iptu Suroto dalam konferensi pers pada Selasa, 13 Agustus 2024.

Namun, nasib sial menimpa para pelaku. Setelah berhasil merampas ponsel korban, HN berteriak meminta tolong, menarik perhatian warga sekitar. Dalam kepanikan mereka, para pelaku kehilangan kendali atas sepeda motor dan terjatuh. Meski sempat mencoba melarikan diri, warga dengan sigap melaporkan kejadian tersebut kepada polisi yang kebetulan sedang berpatroli di area Jalan Jakarta Barat.

Baca Juga:  Ketua KNTI Medan Kedepankan Nilai Persahabatan Dalam Menghadapi Pemilu dan Pasca Pemilu

“Petugas yang menerima laporan langsung bergerak cepat dan berhasil menangkap salah satu pelaku, DT, di lokasi kejadian. Setelah diinterogasi, DT memberikan informasi yang membantu polisi menangkap dua pelaku lainnya, ASE dan TS, di dua lokasi terpisah,” jelas Iptu Suroto.

ASE, pelaku kedua, berhasil diamankan di sekitar kawasan ruko Pasar Turi, sementara TS, pelaku ketiga, ditangkap di Jalan Demak, Surabaya pada Selasa, 13 Agustus 2024. Ketiganya kini telah dibawa ke Mapolres Pelabuhan Tanjungperak bersama dengan barang bukti berupa ponsel milik korban dan sepeda motor yang digunakan dalam aksi kejahatan mereka.

Baca Juga:  Pembangunan Habiskan Puluhan Miliar, Tidak Dirawat Njih Podo Mawon, Kata Walikota Salatiga Saat Buka Konsultasi Publik RKPD Tahun 2020

“Ketiga pelaku kini sedang menjalani proses hukum lebih lanjut di Mapolres Pelabuhan Tanjungperak. Kami berharap penangkapan ini memberikan efek jera dan meningkatkan keamanan di wilayah Surabaya,” tutup Iptu Suroto.

Aksi cepat tanggap dari pihak kepolisian dalam menangani kasus ini mendapat apresiasi dari masyarakat, khususnya mereka yang tinggal di sekitar lokasi kejadian. Keberhasilan ini sekaligus menunjukkan komitmen Polres Pelabuhan Tanjungperak dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya, memberikan rasa aman bagi seluruh warga Surabaya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!