Kabupaten Sidoarjo Berpeluang Raih Gelar Kabupaten Terinovatif dalam IGA 2024

Laporan: Ninis Indrawati

SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM – Kabupaten Sidoarjo berhasil masuk sebagai salah satu nominasi Kabupaten Terinovatif dalam ajang prestisius Innovative Government Award (IGA) 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia. Dengan mengusung dua inovasi andalan, yaitu aplikasi Kopi Pahit dan program Sido Resik, Sidoarjo menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

Aplikasi Kopi Pahit (Kompilasi Inovasi Porong Cegah dan Atasi Stunting) menjadi salah satu terobosan digital yang dirancang untuk membantu menurunkan angka stunting di Sidoarjo.

Baca Juga:  PKS Jateng Punya Nakhoda Baru: Hadi Santoso Siap Jalankan Misi Besar 2025–2030

Aplikasi ini menawarkan pendekatan komprehensif dalam mengatasi stunting dengan memanfaatkan data kesehatan, edukasi gizi, serta keterlibatan para pemangku kepentingan di sektor kesehatan dan sosial.

Program ini dirancang untuk memberikan intervensi cepat dan tepat guna, memastikan kesehatan anak-anak di daerah tersebut terpantau dengan baik.

Baca Juga:  Modus Gadai, Motor Raib: Polsek Tulungagung Kota Bongkar Aksi Penggelapan Honda Scoopy

Di sisi lain, program Sido Resik (Sidoarjo Revitalisasi Fungsi Kali) menjadi inovasi non-digital yang mendapat perhatian karena mengoptimalkan peran serta masyarakat dalam menjaga kebersihan dan fungsi sungai.

Melalui program ini, warga diajak aktif dalam membersihkan serta merawat aliran sungai di wilayah mereka, menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan mengurangi risiko banjir.

Baca Juga:  Apel Perdana 2025: Kepala Rutan Salatiga Serukan Semangat \'Tancap Gas\' untuk Kinerja Berwarna

Tim penilai IGA 2024 melakukan kunjungan lapangan pada Kamis (14/11) untuk menilai langsung pelaksanaan kedua inovasi tersebut. Kunjungan ini dipimpin oleh Drs. Awan Yanuarko, M.Si,

Analis Kebijakan Ahli Madya dari BSKDN Kemendagri, yang didampingi oleh Pjs. Bupati Sidoarjo Muhammad Isa Ansori, Sekda Fenny Apridawati, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sidoarjo.

Baca Juga:  Pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih Tambakrejo: Langkah Nyata Pemberdayaan Ekonomi Warga

Tim penilai memulai peninjauan dengan mendengarkan presentasi mendalam tentang aplikasi Kopi Pahit di pendopo Delta Wibawa. Mereka kemudian diajak mengunjungi Desa Sumorame di Kecamatan Candi, lokasi pelaksanaan program Sido Resik yang memanfaatkan Dermaga Sungai Cimorame.

 

Selanjutnya, tim melanjutkan kunjungan ke Desa Kedungcangkring di Kecamatan Jabon, di mana Kanal Mobel yang menjadi juara pertama Sido Resik 2023 disorot sebagai contoh keberhasilan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan sungai.

Baca Juga:  Grebeg Kutowinangun Kidul: Jejak Kyai Johar Manik dan Spirit Perlawanan Diponegoro Hidupkan Budaya Salatiga

Pjs. Bupati Muhammad Isa Ansori menyampaikan rasa syukurnya atas kunjungan tim penilai ini. Ia menjelaskan bahwa Kabupaten Sidoarjo mengajukan sebanyak 123 inovasi dalam IGA 2024, di mana dua di antaranya, Kopi Pahit dan Sido Resik, berhasil masuk tahap penilaian lebih lanjut. “Proses ini menjadi momentum penting bagi kami untuk terus memperkuat pelayanan publik melalui inovasi-inovasi yang berdampak nyata,” ungkapnya.

Sebelum kunjungan lapangan ini, Pjs. Bupati juga telah memaparkan dua inovasi tersebut secara daring di hadapan panelis IGA pada 29 Oktober lalu.

Baca Juga:  Polres Salatiga Meriahkan HUT ke-80 RI Bersama Warga Kecandran, Rayakan Kemerdekaan dengan Lomba Tradisional

Menurutnya, partisipasi Sidoarjo dalam IGA 2024 bukan hanya sebagai kompetisi, melainkan dorongan untuk mempertahankan standar tinggi dalam pelayanan publik yang inovatif.

Ketua Tim Penilai, Drs. Awan Yanuarko, M.Si, menuturkan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa apa yang telah dipresentasikan dalam paparan daring sejalan dengan realitas di lapangan.

Baca Juga:  Tegaskan Komitmen untuk Rakyat, Lilik Hendarwati Masuk 10 Besar Anggota DPRD Jatim Terbaik

Ia juga menekankan pentingnya melihat dampak konkret dari kedua inovasi tersebut serta partisipasi aktif dari masyarakat dan instansi terkait.

Kami ingin melihat sejauh mana implementasi program-program ini dan bagaimana manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,” tuturnya.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Resmikan Pembangunan Mako Satpolairud di Malang, Bukti Sinergi Polri dan Nelayan

Dengan penilaian mendalam ini, Kabupaten Sidoarjo berupaya keras menunjukkan bahwa inovasi yang dilakukan bukan hanya terkonsep di atas kertas, melainkan benar-benar diimplementasikan demi kesejahteraan warga.

Kompetisi IGA 2024 ini diharapkan menjadi batu loncatan bagi Sidoarjo untuk mengukuhkan posisinya sebagai kabupaten yang inovatif dan berprestasi di tingkat nasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!