Laporan: Ninis Idrawati

 MADIUN | SUARAGLOBAL.COM – Dalam rangka mengamankan perayaan malam 1 Suro, Polres Madiun Kota mengerahkan 1.500 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan instansi terkait lainnya. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama kegiatan berlangsung di wilayah Kota Madiun.

Kapolres Madiun Kota, AKBP Agus Dwi Suryanto, SIK, MH, menyatakan bahwa pengerahan ribuan personel ini bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam menyambut pergantian tahun baru Islam 1 Muharram.

Baca Juga:  Bapenas Memberi Pendampingan Pada 11 Anak Dibawah Umur Yang Terlibat Aksi Kerusuhan Antar Suporter Bonek Persebaya dan Persib Bandung.

“Polres Madiun Kota bersama rekan-rekan dari TNI dan stakeholder terkait berkomitmen untuk menjaga kondusifitas Kota Madiun selama perayaan malam pergantian tahun baru Islam 1 Muharram,” ujar AKBP Agus Dwi Suryanto pada Minggu (7 Juli 2024).

Sebelumnya, Polres Madiun Kota bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Madiun telah melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka operasi aman Suro Tahun 2024. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Jawa Timur, Kombes Pol. Puji Santoso, SH, MM, di Alun-Alun Kota Madiun pada Sabtu (6 Juli 2024) sore.

Baca Juga:  Blitar Hijau, Generasi Peduli! DLH Jatim Verifikasi Sekolah Adiwiyata untuk Pendidikan Lingkungan Berkelanjutan

Kombes Pol. Puji Santoso menjelaskan bahwa operasi aman Suro merupakan operasi mandiri kewilayahan yang dilaksanakan dengan tujuan mencegah gangguan kamtibmas yang dapat mempengaruhi stabilitas di Jawa Timur, khususnya di wilayah Madiun Raya.

Baca Juga:  Sinergi Rutan Surabaya dan BNN Sidoarjo: Bersama Berantas Narkotika di Lapas

Operasi ini mencakup antisipasi terhadap beberapa kegiatan yang dianggap rawan, seperti malam tirakatan, pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT), pengesahan warga baru Pencak Silat Organisasi Campuran Cinta (OCC) Pangastuti, dan acara Suran Agung.

Dengan adanya operasi ini, diharapkan perayaan malam 1 Suro di Kota Madiun dapat berlangsung dengan aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat merayakan pergantian tahun baru Islam dengan tenang dan penuh rasa aman. (*)