TULUNGAGUNG,BeritaGlobal.net – Setelah kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang mereda, identitas korban meninggal dunia mulai teridentifikasi. Dari 127 korban tewas, 2 orang di antaranya adalah anggota polisi.

Satu dari dua  anggota polisi yang meninggal diketahui adalah Brigadir Andik Purwanto, anggota Polres Tulungagung. Sedangkan satu lagi diketahui bernama Briptu Fajar dari Polres Trenggalek.

Kapolres Tulungagung AKBP Eko Hartanto membenarkan bahwa salah satu korban meninggal adalah anggota Polres Tulungagung yang saat ini bertugas di Polsek Sumbergempol. “Benar,” kata Kapolres AKBP Eko Hartanto, Minggu (02/10/2022).

Baca Juga:  Polres Pasuruan Gelar Upacara Sumpah Pemuda ke-97: Kobarkan Semangat Bersatu Demi Indonesia Maju

Kapolres Tulungagung masih berduka dan belum bisa memberikan komentarnya terkait kerusuhan yang mengakibatkan anggotanya turut kehilangan nyawa saat bertugas di Stadion Kanjuruhan. Brigadir Andik termasuk polisi yang diperbantukan ke Polres Malang untuk mengamankan pertandingan Arema v Persebaya yang berakhir kekalahan Arema dengan skor 2-3.

Baca Juga:  Perkuat Sistem Keamanan Digital, Kapusdatin Kemenimipas Supervisi Pengelolaan CCTV Terintegrasi di Nusakambangan

Sementara itu, Kapolsek Sumbergempol Iptu Guruh Yudhi Setiawan mengatakan, sesuai rencana, jenazah Brigadir Andik Purwanto akan dipulangkan ke rumah duka di Desa Tambakrejo hari ini.

Guruh juga mengirimkan ucapan duka dari kapolres Tulungagung atas meninggalnya anggota yang dikenal religius tersebut. Selain itu, video pendek yang dikirimkan Guruh menggambarkan bahwa Brigadir Andik merupakan anggota yang sangat memperhatikan ibadahnya dalam tugas dan keseharian.

Sebelumnya Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta mengatakan berdasarkan data yang diperoleh dari anggotanya, ada 127 korban jiwa dalam kerusuhan Kanjuruhan.  Dari ratusan korban tersebut, dua di antaranya  anggota Polri.

Baca Juga:  Awali 2026, Polres Jember Kokohkan Integritas Lewat Penandatanganan Pakta Bersama

“Ada 127 orang meninggal dunia, 2 di antaranya anggota Polri. Sebanyak 34 meninggal di stadion, lainnya di rumah sakit,” ujar Nico, Minggu (2/10/2022) pagi di Mapolres Malang.

Penulis : Nawang

Editor   : Sri Wahyuni