Maraknya Prostitusi Dan Miras Di Bandungan, Dinilai Dinas Terkait Tutup Mata

Foto: (Kiri ke Kanan) Mujo Sigit Kuniarso Ketua LSM Gerak

Ungaran, beritaglobal.net – Siapa yang tidak kenal dengan obyek wisata Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Selain di kenal dengan kelengkengnya, di kawasan ini juga membahana bisnis esek-esek.

Baca Juga:  Safari Sholat Jumat Kapolres Salatiga : "Berharap Kepada Generasi Muda Menghadapi Euforia Tahun Baru 2020 Berkaca Pada Tahun Lalu"

Kamis (09/11/2017), team beritaglobal.net berkunjung ke kantor LSM Gerak yang berkantor di Jalan Kendali Sodo No. 1 Mlilir, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Ketua LSM Gerak Mujo Sigit Kuniarso mengatakan bila banyak praktek prostitusi terselubung di kawasan Bandungan.

Baca Juga:  Musnahkan Ribuan Gram Narkoba, Polres Tanjung Perak Tegaskan Komitmen Transparansi Penegakan Hukum Sepanjang 2025

Dituturkan oleh Mujo, “Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang tidak berdaya mengatur dan mentertibkan wisata esek – esek terselubung di wilayah Bandungan.”
Di duga banyak “upeti” mengalir ke dinas terkait dalam penataan wilayah wisata Bandungan.

Baca Juga:  Pengadilan Negeri Salatiga, Gelar Sidang Laka Lantas yang Tewaskan Budiono

Mujo menjelaskan lebih lanjut, “setiap kegiatan, mulai dari parkir, cafe, pemandu lagu (PL), hotel, semua memberikan upeti kepada dinas terkait.”

Kondisi ini sungguh memprihatinkan, dimana banyak lokasi prostitusi ditutup, justru ini dibiarkan. (BG-007)

Editor: Agus Subekti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!