Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup anak-anak penderita kanker, Prof. Yuni Arief memperkenalkan inovasi terbaru berupa Model FACE (Family and Child Empowerment). Model ini dikenalkan dalam seminar kesehatan anak yang digelar di Surabaya, Senin (28/4/2025).

Menurut Prof. Yuni Arief, FACE dirancang untuk memperkuat peran keluarga dalam mendukung perawatan dan penyembuhan anak-anak pengidap kanker. “Model ini berfokus pada pemberdayaan keluarga, memberikan edukasi, serta membangun ketahanan emosional anak dan orang tua dalam menghadapi proses pengobatan kanker,” jelasnya.

Baca Juga:  Jumat Agung Penuh Kedamaian: Polres Blitar Kerahkan 215 Personel, Wujud Nyata Toleransi dan Sinergi Lintas Sektor

Dalam implementasinya, FACE melibatkan pendekatan holistik yang meliputi aspek psikososial, edukatif, dan pendampingan emosional. Keluarga dilatih untuk memahami kebutuhan medis dan psikologis anak, serta didorong untuk terlibat aktif dalam setiap tahap perawatan.

Baca Juga:  Mau Urus SIM Tak Perlu Bingung, Begini Proses dan Biaya Resminya, Kasat Lantas Polres Salatiga Himbau Warga Jangan Lewat Calo

Prof. Yuni berharap Model FACE dapat diadopsi secara luas di rumah sakit dan komunitas pendukung pasien kanker anak. “Dengan keterlibatan penuh keluarga, anak-anak penderita kanker akan merasa lebih kuat secara mental dan emosional, yang tentunya berdampak positif terhadap kesembuhan mereka,” tambahnya.

Baca Juga:  Exit Tol Padat Merayap! Satlantas Polres Salatiga Gerak Cepat Urai Kemacetan di Tingkir

Acara ini juga dihadiri oleh para dokter, perawat, psikolog anak, serta perwakilan organisasi peduli kanker, yang antusias menyambut pengembangan Model FACE sebagai pendekatan baru dalam penanganan kanker anak di Indonesia. (*)