Penemuan Jenazah di Lantai 2 Pasar Raya Salatiga, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM –  Pagi yang seharusnya menjadi awal kesibukan di Pasar Raya Salatiga berubah mencekam. Seorang pria ditemukan tak bernyawa, tertelungkup di atas meja kios sayur di Pasar Raya 1 Lantai 2, Kutowinangun Kidul, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Minggu pagi (04/01/2026).

Peristiwa ini pertama kali terungkap sekitar pukul 06.30 WIB, saat seorang pedagang berinisial S hendak membuka lapaknya. Apa yang awalnya dikira orang tidur, berubah menjadi temuan jenazah yang mengejutkan.

“Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup di atas meja kios. Saat saksi mencoba membangunkan, korban tidak merespons dan kondisi tubuh sudah dingin,” ungkap Kapolsek Tingkir Kompol Daryono, S.E., menirukan keterangan saksi di lokasi.

Baca Juga:  Kapolres Salatiga Pimpin TFG: Siap Kawal May Day dengan Strategi Humanis dan Profesional

Menyadari kondisi korban yang tidak wajar, saksi segera melapor ke petugas keamanan pasar. Tak lama berselang, tim piket gabungan Polsek Tingkir dan Polres Salatiga langsung meluncur ke lokasi kejadian.

Garis polisi dipasang. Aktivitas pasar di sekitar lokasi sempat terhenti. Sejumlah pedagang dan warga tampak menyaksikan dari kejauhan saat petugas melakukan pengamanan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dari hasil identifikasi, korban diketahui berinisial A, laki-laki berusia sekitar 46 tahun, warga Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga. Hingga proses olah TKP berlangsung, tidak ditemukan barang mencurigakan di sekitar tubuh korban.

Olah TKP dilakukan sekitar pukul 07.15 WIB, melibatkan unsur gabungan dari Polres Salatiga, Polsek Tingkir, Koramil 16 Tingkir, serta tenaga medis dari Puskesmas Sidorejo Kidul. Pemeriksaan dilakukan menyeluruh, mulai dari kondisi tubuh korban hingga lingkungan sekitar kios.

Baca Juga:  RAMPAS 08 Perkuat Sinergi Pemasyarakatan: Dukung Reformasi Menimipas Lewat Komunikasi Strategis dengan KPR Rutan Surabaya

“Berdasarkan pemeriksaan medis awal, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar 6 hingga 12 jam sebelum ditemukan,” jelas Kompol Daryono.

Ia menegaskan, hasil pemeriksaan sementara tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Korban dalam kondisi kaku mayat dan lebam mayat, sehingga kuat dugaan meninggal dunia karena faktor medis,” tambahnya.

Kabar duka ini kemudian disampaikan kepada pihak keluarga. Saudara kandung korban berinisial I datang ke lokasi dan menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah. Pihak keluarga juga meminta agar jenazah segera dibawa ke RSUD Salatiga dan menandatangani surat pernyataan penolakan autopsi.

Baca Juga:  Saloka Fest 2025 Hadir dengan Sensasi Baru: Balon Udara Pertama di Jawa Tengah dan Sajian Budaya Ramah Lingkungan

Polsek Tingkir Polres Salatiga memastikan seluruh tahapan penanganan telah dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), mulai dari pengamanan lokasi, pengumpulan keterangan saksi-saksi berinisial S dan E, hingga pemeriksaan medis oleh tenaga kesehatan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak berspekulasi. Kepolisian telah menangani kejadian ini secara profesional, humanis, dan sesuai SOP,” pungkas Kompol Daryono.

Peristiwa ini meninggalkan duka sekaligus tanda tanya di tengah hiruk-pikuk Pasar Raya Salatiga sebuah pengingat bahwa kejadian tak terduga bisa datang kapan saja, bahkan di tempat yang paling ramai sekalipun. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!