Satresnarkoba Polres Pasuruan “Masuk Sekolah”, 250 Pelajar Al-Uswah Dibekali Tameng Anti-Narkoba
Laporan: Ninis Indrawati
PASURUAN | SUARAGLOBAL.COM — Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pelajar kembali digencarkan Polres Pasuruan. Melalui program sosialisasi di dunia pendidikan, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pasuruan hadir memberikan penyuluhan kepada ratusan pelajar Yayasan Al-Uswah Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis (8/1/2026).
Kegiatan edukatif ini diikuti kurang lebih 250 siswa dan siswi tingkat SMPIT dan SMAIT Al-Uswah Bangil. Bertempat di aula yayasan mulai pukul 10.00 WIB, sosialisasi tersebut menjadi bagian dari langkah preventif kepolisian untuk membentengi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Kasat Resnarkoba Polres Pasuruan, AKP Ali Sadikin, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kelompok pelajar merupakan salah satu segmen yang rentan terhadap berbagai pengaruh negatif lingkungan, termasuk narkoba.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada para pelajar tentang bahaya narkoba, baik dari sisi kesehatan, hukum, maupun dampaknya terhadap masa depan. Pencegahan lebih efektif jika dimulai sedini mungkin,” tegasnya.
Materi penyuluhan disampaikan oleh Brigadir Nur Tahiyyatul Azizah, S.H. dengan pemaparan yang sistematis dan mudah dipahami. Ia membahas berbagai aspek mencakup:
definisi dan jenis-jenis narkotika
faktor pemicu penyalahgunaan di kalangan remaja
modus peredaran narkoba
bahaya kesehatan dan dampak sosial
serta ancaman sanksi hukum bagi pengguna maupun pengedar
Tidak hanya itu, sosialisasi turut dikemas secara interaktif. Para pelajar antusias mengikuti sesi tanya jawab, menyampaikan pertanyaan hingga berdiskusi langsung terkait persoalan narkoba di lingkungan remaja.
Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Iriawan, juga ikut menegaskan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam upaya pencegahan.
“Generasi muda adalah harapan bangsa. Menjaga mereka dari bahaya narkoba bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama. Edukasi, pengawasan, dan kerja sama yang baik menjadi kunci utama,” ujarnya.
Kegiatan yang berakhir sekitar pukul 11.45 WIB tersebut berjalan lancar, aman, dan tertib. Polres Pasuruan berharap melalui sosialisasi ini para pelajar semakin memiliki ketahanan diri untuk menolak narkoba, sekaligus mampu menjadi agen penyebar pengaruh positif di sekolah maupun lingkungan tempat tinggal. (*)


Tinggalkan Balasan