Natal Bernuansa Kemanusiaan: Sinergi TNI–Polri Hasilkan 355 Kantong Darah untuk Jawa Timur
Laporan: Ninis Indrawati
SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM — Perayaan Natal 2025 di Jawa Timur membawa makna tersendiri melalui kegiatan bakti sosial donor darah yang digelar Panitia Natal TNI dan Polri. Momentum penuh kepedulian ini berlangsung di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Surabaya, Jalan Embong Ploso No. 7–15, Kamis (8/1/2026).
Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari berbagai unsur. Ratusan peserta, yang terdiri atas personel TNI, Polri, aparatur sipil negara (ASN), serta masyarakat umum ikut serta mendonorkan darahnya untuk membantu pemenuhan stok darah PMI Jawa Timur.
Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan bahwa donor darah merupakan bentuk nyata kepedulian dan pengabdian kepada sesama.
“Perayaan Natal tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi dapat diisi dengan kegiatan yang memberi dampak nyata bagi masyarakat. Donor darah adalah salah satu wujud empati dan rasa kasih kepada sesama,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut sekaligus memperkuat soliditas antarinstansi serta menegaskan bahwa sinergi TNI, Polri, ASN, dan masyarakat tidak hanya hadir dalam tugas negara, tetapi juga dalam aksi kemanusiaan.
“Semangat kebersamaan dan kemanusiaan ini harus terus dipelihara, karena menjadi fondasi kuat dalam menjaga sinergi lintas sektor sekaligus mempererat persaudaraan di tengah keberagaman,” imbuhnya.
355 Pendonor Ambil Bagian
Berdasarkan data kepanitiaan, total 355 peserta terlibat dalam kegiatan donor darah tersebut, dengan rincian:
TNI AL: 205 peserta, TNI AD: 50 peserta, TNI AU: 25 peserta, Polri: 75 peserta.
Kegiatan bakti sosial donor darah Natal TNI–Polri–ASN dan masyarakat Jawa Timur tahun 2025 berlangsung aman, tertib, dan lancar sejak awal hingga penutupan.
PMI Surabaya menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata instansi keamanan dan masyarakat, karena membantu menjaga ketersediaan stok darah di Jawa Timur, terutama di periode meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan.
Melalui kegiatan ini, momen Natal tidak hanya menjadi ruang perayaan iman, tetapi juga menjadi sarana berbagi, menolong, serta meneguhkan nilai kemanusiaan. (*)


Tinggalkan Balasan