Peduli Warga Terdampak, Danrem 073/Makutarama Cek Lokasi Longsor Salurkan Sembako di Jepara

Laporan: Tambah Santosa

JEPARA | SUARAGLOBAL.COM — Kepedulian TNI AD terhadap masyarakat kembali terlihat saat Komandan Korem (Danrem) 073/Makutarama Kolonel Arm Ezra Nathanael, S.Kom., M.M., M.Han., turun langsung ke lokasi bencana tanah longsor di Desa Damarwulan, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, (12/01/26).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi terkini di lapangan serta menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak yang hingga kini masih berupaya memulihkan diri pasca kejadian.

Baca Juga:  Teguhkan Niat: 13 Pejabat UPT Kemenkumham Jateng Dilantik untuk Wujudkan Institusi Berintegritas, Ini Jelasnya

Longsor diketahui terjadi akibat intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah pegunungan di bagian utara Jepara sehingga menyebabkan pergeseran tanah dan menimpa area pemukiman serta lahan pertanian masyarakat.

Bentuk Kehadiran dan Kepedulian TNI

Dalam kesempatan itu, Danrem meninjau sejumlah titik terdampak sekaligus berinteraksi dengan warga dan perangkat desa guna mendengar kebutuhan yang paling mendesak. Bantuan berupa paket sembako, kebutuhan dasar, serta dukungan logistik diserahkan sebagai upaya awal membantu masyarakat sebelum penanganan lanjutan dilakukan pemerintah daerah.

Baca Juga:  Polres Tanjungperak Gencarkan Penindakan Kriminalitas di Awal 2025, 14 Tersangka Diamankan

“Musibah ini membutuhkan kepedulian bersama. TNI hadir untuk membantu meringankan beban masyarakat, baik melalui bantuan logistik maupun dukungan tenaga di lapangan,” tutur Kolonel Ezra.

Ia menegaskan bahwa penanganan bencana memerlukan sinergi lintas sektor karena dampak yang ditimbulkan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga sosial dan ekonomi bagi warga terdampak.

Baca Juga:  Dekatkan Polri dengan Rakyat, Siswa Diktukba SPN Polda Jatim Menyatu dengan Kehidupan Desa

Imbauan Kewaspadaan dan Mitigasi Susulan

Selain itu, Danrem juga mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi memicu longsor susulan.

“Kami meminta masyarakat tetap waspada terhadap kondisi tebing dan aliran air, serta segera melapor jika melihat tanda-tanda bencana,” ujarnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!