Ratusan Motor Korban Curanmor Kembali Kepemilikannya, Polrestabes Surabaya Gelar Bazar Pengembalian Tanpa Biaya
Laporan: Iswahyudi Artya
SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM — Ratusan sepeda motor hasil tindak pencurian kendaraan bermotor (curanmor) akhirnya kembali ke tangan para pemiliknya. Polrestabes Surabaya menggelar Bazar Pengembalian Barang Bukti di halaman Mapolrestabes Surabaya, Rabu (21/1/2026), sebagai bentuk pelayanan publik serta upaya menekan angka kasus curanmor yang masih marak terjadi di wilayah hukum Kota Surabaya dan sekitarnya.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan menyampaikan bahwa kegiatan pengembalian ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Pengembalian barang bukti ini adalah hak masyarakat. Kami ingin memastikan kendaraan yang berhasil diamankan bisa kembali kepada pemiliknya tanpa biaya apa pun,” tegasnya.
Pada kegiatan tersebut, Polrestabes Surabaya menampilkan ratusan unit motor yang berhasil disita dari hasil pengungkapan kasus dan kegiatan penertiban sepanjang tahun 2025 hingga awal 2026. Total terdapat sekitar 1.050 unit motor yang berhasil dikumpulkan.
Mayoritas Sudah Teridentifikasi, Sisanya Terkendala Jejak Hilang
Dari jumlah tersebut, sebagian besar kendaraan telah teridentifikasi kepemilikannya melalui kecocokan nomor mesin, nomor rangka, hingga dokumen asli. Namun demikian, puluhan unit lainnya masih belum dapat diserahkan lantaran pelaku sengaja merusak nomor rangka dan nomor mesin untuk menghilangkan jejak kepemilikan.
“Puluhan unit masih dalam proses identifikasi karena nomor rangka dan nomor mesin dirusak oleh pelaku. Kami tetap berupaya menelusuri kepemilikannya meskipun ada upaya penghilangan identitas kendaraan,” terang Kapolrestabes.
Instruksi Tindakan Tegas kepada Pelaku
Di hadapan para korban dan masyarakat yang hadir, Kapolrestabes turut menegaskan sikap tegas polisi terhadap pelaku curanmor yang kerap membahayakan petugas maupun pengguna jalan ketika mencoba melarikan diri.
“Saya minta jajaran tidak ragu melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai SOP terhadap pelaku yang membahayakan keselamatan,” ujarnya.
Pencegahan Jangka Pendek: Bagi-bagi Alarm Antimaling Gratis
Tak berhenti pada penindakan, Polrestabes Surabaya juga menyertakan langkah preventif dengan membagikan ratusan unit alarm motor antimaling secara gratis kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan kewaspadaan lingkungan sekaligus menekan kesempatan pelaku dalam beraksi.
Program ini mendapat respons positif dari warga yang hadir. Banyak warga menilai kegiatan semacam ini penting untuk mengurangi angka kejahatan jalanan.
Korban Haru, Motor Kembali Setelah Hilang
Salah satu korban, Ayu Kemalia, warga asal Gresik, tak kuasa menahan rasa syukur setelah motornya ditemukan dan dikembalikan.
“Alhamdulillah motor saya bisa balik. Terima kasih banyak untuk Polrestabes Surabaya yang cepat menangani laporan saya,” ujarnya.
Patroli dan Penindakan Akan Diperkuat
Menutup kegiatan, Kapolrestabes menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan patroli, penindakan, dan sosialisasi keamanan demi mewujudkan kondisi keamanan kota yang kondusif.
“Kami ingin Surabaya tetap aman. Patroli, penindakan, hingga langkah preventif akan terus kami lakukan,” tegasnya.
Dengan program pengembalian barang bukti ini, masyarakat berharap upaya kepolisian dapat terus menjadi shock therapy bagi pelaku curanmor sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pelayanan kepolisian. (*)



Tinggalkan Balasan