Tiga Hari Pencarian, Korban Hanyut di Sungai Sampean Baru Akhirnya Berhasil Ditemukan di Bendungan Tapen
Laporan: Ninis Indrawati
BONDOWOSO | SUARAGLOBAL.COM – Upaya pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hilang setelah terseret arus Sungai Sampean Baru, Kabupaten Bondowoso, akhirnya membuahkan hasil. Setelah dilakukan operasi pencarian selama tiga hari, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu pagi (24/1/2026).
Korban diketahui bernama Adi Yanto (45), warga Desa Gentong, Kecamatan Taman Krocok. Jenazah ditemukan mengambang di sekitar Bendungan Sampean Baru, Kecamatan Tapen, sekitar pukul 09.15 WIB, oleh tim gabungan yang tengah melakukan penyisiran lanjutan di sepanjang aliran sungai.
Kronologi Kejadian
Kapolsek Taman Krocok, IPDA Agus Hariadi, menjelaskan bahwa peristiwa bermula pada Kamis (22/1/2026) ketika korban dikabarkan terseret arus sungai saat berusaha menyeberang.
“Setelah menerima laporan, personel langsung turun ke lokasi dan melakukan pencarian dibantu unsur terkait serta masyarakat,” ujarnya.
Sejak hari pertama, pencarian dilakukan secara intensif melalui metode penyisiran di tepi sungai, penggunaan perahu karet, hingga pemantauan titik-titik rawan jeram dan bendungan.
Sinergi Pencarian Tiga Hari
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya:
Polres Bondowoso, Polsek Taman Krocok,BPBD Bondowoso, TNI, Basarnas, PMI, Relawan SAR, Masyarakat sekitar.
Cuaca sempat menjadi tantangan karena debit air meningkat usai hujan deras, namun upaya pencarian tidak dihentikan.
“Alhamdulillah korban berhasil ditemukan,” kata IPDA Agus Hariadi.
Apresiasi Kapolres Bondowoso
Kapolres Bondowoso, AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya atas kerja sama seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian dan evakuasi.
“Keberhasilan ini merupakan wujud sinergi dan kepedulian bersama dalam menangani musibah kemanusiaan. Terima kasih kepada seluruh personel Polri, TNI, BPBD, Basarnas, PMI, relawan, serta masyarakat,” ungkapnya.
Kapolres juga mengimbau warga agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di wilayah sungai, terutama pada musim hujan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri menyeberangi sungai dan selalu mengutamakan keselamatan,” tegasnya.
Evakuasi dan Penyerahan Jenazah
Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans PMI dan langsung dibawa ke rumah duka. Pihak keluarga menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak proses autopsi.
Polres Bondowoso menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dalam situasi darurat dan mendukung operasi kemanusiaan yang melibatkan berbagai unsur. (*)


Tinggalkan Balasan