Menanam Gizi, Menuai Generasi: Program SPPG Polres Probolinggo Resmi Beroperasi

Laporan: Ninis Indrawati

PROBOLINGGO | SUARAGLOBAL.COM – Polres Probolinggo Polda Jatim mengambil langkah progresif di bidang kesehatan masyarakat dengan meresmikan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berlokasi di Kecamatan Maron, Senin (26/1/2026). Peresmian tersebut menjadi wujud nyata keterlibatan institusi kepolisian dalam upaya pembangunan sumber daya manusia melalui percepatan pemenuhan gizi bagi generasi muda.

Kapolres Probolinggo, AKBP M. Wahyudin Latif, dalam sambutannya menjelaskan bahwa keberadaan dapur SPPG menjadi pusat penyediaan makanan sehat dan bergizi yang menyasar anak-anak dan pelajar. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari program Makan Bergizi Gratis yang kini makin intens digulirkan.

Baca Juga:  Operasi Terpadu TNI–Polri Percepat Pemulihan Sumatera: Akses Darat, Laut, dan Udara Kini Terbuka

“Saat ini SPPG Maron Polres Probolinggo telah melayani 23 lembaga dengan total 2.317 penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis,” jelas AKBP Latif.

Lebih jauh, program tersebut diproyeksikan sebagai dukungan strategis dalam penanganan kesehatan masyarakat sejak usia dini. Fokus utamanya adalah penurunan angka stunting, peningkatan kualitas gizi, serta memperkuat fondasi pertumbuhan anak.

“Kami berharap SPPG ini dapat berkontribusi dalam mengurangi angka stunting dan benar-benar memberikan manfaat bagi para penerima,” ujarnya.

Baca Juga:  Semarak HUT ke-80 RI, Rutan Salatiga Tebar Manfaat Lewat Donor Darah dan Bansos

Di hadapan para pemangku kepentingan, Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran teknis yang berada di garis operasional dapur SPPG. Para ahli gizi, relawan, dan petugas lapangan disebut memiliki peran krusial dalam keberhasilan distribusi makanan sehat setiap hari.

“Terima kasih kepada Kepala SPPG, para ahli gizi, serta seluruh relawan atas kerja sama dan dedikasinya sehingga Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan dengan baik,” tutur AKBP Latif.

Program Makan Bergizi Gratis yang dikelola Polres Probolinggo menjadi bukti bahwa kepolisian tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Lebih dari itu, kepolisian juga mengambil peran humanis dalam penguatan kualitas sumber daya manusia, khususnya di Kabupaten Probolinggo.

Baca Juga:  Pembukaan Diklatpim IV Angkatan X, Walikota Salatiga : "Proyek Perubahan Harus Berdampak Riil"

Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, serta masyarakat diharapkan terus berlanjut agar visi mencetak generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing dapat terwujud. Program ini dipandang memberikan dampak jangka panjang, bukan hanya pada kondisi kesehatan anak-anak, tetapi juga pada pembangunan daerah secara keseluruhan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!