Komisi B DPRD Sidoarjo Serap Aspirasi Pedagang Pasar Malam, IPPM Dapat Angin Segar Program Pemberdayaan

Laporan: Ninis Indrawati

SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM – Komisi B DPRD Kabupaten Sidoarjo yang membidangi sektor perekonomian menggelar rapat dengar pendapat (hearing) bersama Ikatan Pedagang Pasar Masyarakat (IPPM) Sidoarjo, Senin (26/1/2026). Pertemuan berlangsung di ruang rapat lantai 2 Gedung DPRD dan menjadi ajang penyampaian aspirasi para pedagang pasar malam terkait program pemberdayaan hingga kebutuhan sarana operasional organisasi.

Rapat dipimpin langsung Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo, Kusumo Adi Nugroho, SE didampingi Sekretaris Komisi B H. Sulamul Hadi Nurmawan serta jajaran anggota lainnya. Hadir pula sejumlah OPD terkait yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, camat Sukodono, serta Kepala Desa Plumbungan Kecamatan Sukodono.

IPPM Minta Fasilitasi Program & Sarana Penunjang

Dalam agenda tersebut, IPPM menyampaikan beberapa poin aspirasi kepada Dewan. Di antaranya terkait fasilitasi program pemberdayaan pedagang, pelatihan peningkatan kapasitas, serta permohonan ketersediaan lahan baru untuk kegiatan pasar malam di berbagai desa.

Baca Juga:  Bupati Subandi Kunjungi Lansia & Warga Sakit, Rumah Layak Huni Jadi Janji Nyata

Selain itu, IPPM juga mengusulkan adanya dukungan sarana berupa laptop, proyektor, hingga mobil operasional untuk kebutuhan penyuluhan dan pendampingan pedagang.

Ketua IPPM Sidoarjo, Subkhan Abidin, menyebutkan bahwa organisasi pedagang pasar malam yang dinaunginya tengah aktif menjalin kolaborasi dengan desa-desa untuk membuka kegiatan pasar malam secara bergilir.

“Kegiatan kami adalah membuat pasar malam di tiap-tiap desa. Alhamdulillah siang ini kami diterima dan dapat menyampaikan aspirasi kepada Komisi B. Setelah penjelasan hearing ini kami merasa puas dan bangga karena aspirasi kami diterima. Tujuan kami adalah memperdayakan kesejahteraan semua anggota kami,” ujar Abidin.

Baca Juga:  Suara Tani Menggema di Blitar, Aksi Damai GMNI dan Konsorsium Agraria Berakhir Sejuk

Komisi B Berkomitmen Dorong Ekonomi Kerakyatan

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho menyampaikan bahwa pihaknya terbuka terhadap usulan IPPM dan telah mengoordinasikannya dengan OPD terkait.

“Apa yang menjadi harapan teman-teman IPPM sudah kami fasilitasi terutama melalui dinas-dinas yang membidangi. Bagi kami perekonomian masyarakat Sidoarjo harus terus meningkat dari tahun ke tahun,” tegas Kusumo.

Pembina IPPM Tekankan Dampak UMKM Berbasis Mobilisasi

Pembina IPPM Kabupaten Sidoarjo, Joni, SE turut memberikan pandangan terkait aktivitas pasar malam yang dianggap mampu membangun ekosistem UMKM berbasis mobilisasi antar desa.

“Tujuan UMKM ini adalah meningkatkan kesejahteraan pedagang dan masyarakat desa. Karena berpindah-pindah tempat berjualan itu akhirnya saling mengisi, berkolaborasi, dan memperkuat silaturahmi antar pedagang maupun antar desa,” jelasnya.

Baca Juga:  Polda Jatim Gerak Cepat: Bantuan Darurat Disalurkan untuk Pengungsi Semeru

Namun, ia mengakui tidak semua desa memiliki lingkungan yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kadang ada desa yang tidak memungkinkan dilaksanakannya kegiatan UMKM, sementara ada sebagian warganya ingin bergabung. Maka kami selalu berkoordinasi dengan pemerintah desa, BPD, tokoh masyarakat hingga pedagang sekitar. Jika tidak memungkinkan, kegiatan mundur, tapi jika disetujui maka kegiatan berjalan,” ungkap Joni, SE yang disebut-sebut akan maju pada kontestasi Pilkades Desa Jumputrejo mendatang.

Hearing ini membuka ruang komunikasi antara pedagang dan pembuat kebijakan. Aspirasi IPPM mendapat respons positif dari Komisi B DPRD dan berbagai instansi terkait. Harapannya, kegiatan pasar malam dan pemberdayaan pedagang dapat terus berkembang menjadi instrumen penggerak ekonomi kerakyatan di Sidoarjo. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!