Nyaris 100 Persen Warga Terlindungi JKN, Surabaya Sabet UHC Awards 2026 Kategori Madya

Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Komitmen Pemerintah Kota Surabaya dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan kembali menuai pengakuan di tingkat nasional. Kota Pahlawan berhasil meraih Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 kategori Madya yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam ajang UHC Awards 2026 yang digelar pada Januari 2026. Surabaya dinilai sukses memperluas cakupan kepesertaan sekaligus menjaga keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui dukungan kebijakan daerah, penganggaran yang konsisten, serta kolaborasi lintas sektor.

Berdasarkan data hingga Januari 2026, tingkat kepesertaan JKN di Kota Surabaya telah mencapai lebih dari 3 juta jiwa atau 99,81 persen dari total penduduk. Capaian tersebut menempatkan Surabaya sebagai salah satu daerah dengan perlindungan kesehatan hampir menyeluruh di Indonesia. Sementara itu, tingkat keaktifan peserta tercatat sebesar 83,51 persen.

Baca Juga:  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Tinjau Polda Sumut: Renovasi Masjid, Bakti Sosial, dan Pembangunan Gedung Baru

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Hernina Agustin Arifin, menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan peran aktif pemerintah daerah dalam menjadikan Program JKN sebagai instrumen negara untuk memenuhi hak dasar kesehatan masyarakat.

“Keberhasilan ini menunjukkan komitmen kuat Pemerintah Kota Surabaya dalam memastikan warganya terlindungi. Universal Health Coverage bukan hanya soal kepesertaan, tetapi juga keberlanjutan dan kualitas layanan kesehatan,” ujarnya.

Hernina juga mengingatkan masyarakat, khususnya peserta mandiri atau Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), agar disiplin membayar iuran JKN paling lambat tanggal 10 setiap bulan. Bagi peserta yang memiliki tunggakan, BPJS Kesehatan menyediakan skema Rencana Pembayaran Bertahap (REHAB) sebagai solusi untuk meringankan kewajiban pembayaran.

Baca Juga:  Aksi Kejar-kejaran di Tanjung Bumi, Pengedar dan Pembeli Sabu Tak Berkutik

Dalam rangka menjaga dan meningkatkan mutu layanan, BPJS Kesehatan terus memperkuat kerja sama dengan fasilitas kesehatan sekaligus mendorong transformasi digital. Sejumlah layanan non tatap muka kini dapat diakses melalui Aplikasi Mobile JKN, layanan PANDAWA via WhatsApp, serta Care Center 165. Selain itu, fitur antrean online dan i-Care JKN juga mempermudah peserta memperoleh layanan kesehatan secara cepat, efektif, dan tepat sasaran.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Nanik Sukristina, yang mewakili Pemkot Surabaya saat menerima penghargaan, menegaskan bahwa capaian UHC merupakan hasil kolaborasi seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan.

Baca Juga:  Usai MoU dengan PLN, Disdik Jatim Tancap Gas: SMKN 7 Surabaya Dibina Jadi Sekolah Vokasi Unggulan

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga keberlanjutan jaminan kesehatan sekaligus meningkatkan mutu dan kepuasan layanan bagi seluruh warga Surabaya,” ungkapnya.

Pada ajang UHC Awards 2026, sebanyak 31 pemerintah provinsi serta 397 pemerintah kabupaten/kota menerima penghargaan dalam kategori Utama, Madya, dan Pratama. Penilaian difokuskan pada peran kepala daerah dalam mendorong kepesertaan JKN, menjaga keaktifan peserta, serta menjamin keberlangsungan perlindungan kesehatan melalui kebijakan dan penganggaran daerah.

Penghargaan ini sekaligus menegaskan posisi Kota Surabaya sebagai salah satu daerah dengan komitmen kuat dalam menghadirkan layanan kesehatan yang merata, inklusif, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!