Dari Kursi Bus ke Hati Sopir, Polres Malang Gaungkan Keselamatan Lewat Layar Video
Laporan: Ninis Indrawati
MALANG | SUARAGLOBAL.COM – Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas terus digencarkan Polres Malang Polda Jawa Timur selama pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2026. Tak melulu soal razia dan penindakan, kali ini pendekatan humanis dan edukatif jadi senjata utama.
Melalui program bertajuk “Polantas Menyapa”, Satlantas Polres Malang menyasar perusahaan otobus sebagai garda terdepan transportasi publik. Caranya pun tak biasa pesan keselamatan disampaikan lewat tayangan video audio visual langsung di dalam bus angkutan penumpang.
Program ini bertujuan menggugah kesadaran pengemudi dan kru bus agar semakin disiplin, waspada, serta mengutamakan keselamatan penumpang selama perjalanan.
Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska, menegaskan bahwa pendekatan edukatif menjadi salah satu fokus utama dalam Operasi Keselamatan Semeru tahun ini.
“Melalui Polantas Menyapa, kami ingin pesan keselamatan tersampaikan dengan cara yang lebih mudah dipahami dan diterima,” ujar AKP Muhammad Alif Chelvin, Minggu (9/2/26).
Menurutnya, penggunaan media audio visual dinilai efektif karena pesan bisa langsung diterima secara visual dan emosional oleh para pengemudi. Video tersebut berisi imbauan tentang pentingnya disiplin berlalu lintas, menjaga kondisi kendaraan, menghindari pelanggaran, serta mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama.
AKP Chelvin menekankan bahwa angkutan umum, khususnya bus, memiliki peran strategis dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas. Pasalnya, satu bus membawa puluhan penumpang dalam satu perjalanan.
“Keselamatan pengemudi bus adalah keselamatan puluhan penumpang. Karena itu, kami terus mendorong agar standar keselamatan dipatuhi, baik dari sisi perilaku pengemudi maupun kesiapan kendaraan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa faktor kelalaian manusia masih menjadi penyumbang terbesar kecelakaan di jalan raya. Karena itu, edukasi menjadi langkah penting untuk membangun kesadaran kolektif para pengguna jalan, terutama pengemudi kendaraan umum.
Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preemtif dan preventif Satlantas Polres Malang Polda Jatim dalam menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan, khususnya menjelang rangkaian pengamanan Idul Fitri 2026 yang identik dengan lonjakan mobilitas masyarakat.
“Operasi Keselamatan Semeru tidak hanya soal penindakan, tetapi juga membangun budaya tertib berlalu lintas. Edukasi seperti ini akan terus kami lakukan selama operasi berlangsung,” pungkas AKP Chelvin.
Dengan pendekatan yang lebih menyentuh dan komunikatif, Polres Malang berharap budaya tertib berlalu lintas tak lagi sekadar slogan, melainkan menjadi komitmen bersama demi perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (*)



Tinggalkan Balasan