Sportainment Spektakuler! Jateng Derby 2026 Sukses Bakar Antusias 25 Ribu Penonton
Laporan: Wahyu Widodo
KAB. SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Lintasan tanah di Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Minggu (15/2/2026), berubah jadi lautan manusia! Indonesia’s Horse Racing (IHR) 2026 resmi dibuka lewat Jateng Derby 2026, dan atmosfernya benar-benar di luar dugaan.
Debu beterbangan. Derap kaki kuda menghentak keras. Teriakan penonton bersahut-sahutan memecah udara siang itu. Sejak pagi, ribuan orang berdatangan. Bukan hanya pecinta balap kuda, tapi juga keluarga lengkap dengan anak-anak yang penasaran ingin menyaksikan langsung adu cepat sang jawara lintasan.
Ratusan kuda berpacu sengit di lintasan tanah Tegalwaton. Setiap tikungan memacu adrenalin. Setiap garis lurus jadi ajang saling salip yang memancing sorak sorai.
Di antara lautan penonton, Saeful Anwar asal Temanggung hadir bersama istri dan anaknya. Ia tak ingin momen langka ini terlewat.
“Pacuan kuda atau balapan ini kan termasuk tontonan langka. Saat tahu ada informasi pacuan, saya langsung ajak keluarga menonton,” ujarnya penuh semangat.
Bagi keluarganya, ini pengalaman pertama. Sensasinya jauh berbeda dibanding menonton dari layar.
“Anak saya sampai minta dibelikan topi model koboi karena banyak yang pakai,” kata Saeful sambil tersenyum.
Ya, topi koboi jadi simbol kecil euforia Jateng Derby 2026. Anak-anak memakainya dengan bangga. Tegalwaton pun seakan berubah jadi “Wild West” versi Jawa Tengah.
Tak hanya seru, ajang ini juga ramah di kantong. Penonton tak perlu membeli tiket masuk.
“Tidak ada tiket masuk, cukup bayar parkir saja. Jadi tidak memberatkan,” tambah Saeful.
Model inilah yang membuat ribuan orang berdatangan tanpa ragu. Balap kuda tak lagi terasa eksklusif ia hadir sebagai hiburan rakyat yang terbuka.
Usai lomba, banyak keluarga tak langsung pulang. Lokasi yang berdekatan dengan Wahana Wisata Air Senjoyo membuat akhir pekan terasa komplet. Apalagi jelang Ramadhan, kawasan Senjoyo juga ramai pengunjung yang datang untuk tradisi padusan.
Dari sisi penyelenggara, seri pembuka ini dinilai sukses besar. VP Marketing & Operation SARGA.CO Kevin Jonathan Van Houten tak menutup rasa puasnya.
“Penonton kurang lebih 25.000 orang dari berbagai daerah. Cuaca juga mendukung sehingga antusiasme cukup baik,” ujarnya.
Konsep yang diusung bukan sekadar olahraga, tapi sportainment perpaduan adrenalin dan hiburan dalam satu panggung besar.
Tak hanya lintasan yang panas, panggung hiburan pun ikut membara. Penonton dihibur kehadiran Ndarboy Genk, yang tampil sebagai komentator sekaligus menghibur lewat lagu-lagu andalannya.
“Ini sungguh di luar ekspektasi kami. Kuda tampil maksimal, penonton ramai, entertainment disambut meriah. Ini menjadikan Indonesia’s Horse Racing (IHR) semakin dikenal luas,” tegas Kevin.
Di Tegalwaton, derby bukan hanya soal siapa tercepat menyentuh garis akhir. Ia menjelma jadi ajang pamer gaya, ruang kumpul keluarga, hingga pemanasan atmosfer jelang Ramadhan.
Olahraga, hiburan, dan tradisi lokal melebur dalam satu akhir pekan yang riuh. (*)



Tinggalkan Balasan