Demi Ibadah Maksimal, Warga Sampang Lakukan “Medical Check Up” Jelang Puasa
Laporan: Ninis Indrawati
SAMPANG | SUARAGLOBAL.COM – Aroma Ramadan mulai terasa. Bukan hanya pasar yang ramai, fasilitas kesehatan pun ikut dipadati warga. Menjelang bulan suci, masyarakat Kabupaten Sampang berbondong-bondong memeriksakan kondisi tubuh demi memastikan ibadah puasa berjalan lancar tanpa kendala kesehatan.
Sejak pagi, Rabu (18/2/2026), ruang tunggu Puskesmas Banyuanyar tampak penuh. Antrean mengular, didominasi warga yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi penyakit kronis, hingga mengambil obat rutin untuk tekanan darah dan diabetes.
Fenomena ini rupanya bukan hal baru. Petugas kesehatan menyebutkan, lonjakan kunjungan menjelang Ramadan memang kerap terjadi setiap tahun. Banyak warga ingin memastikan tekanan darah, kadar gula, kolesterol, hingga kondisi jantung mereka dalam keadaan stabil sebelum menjalani puasa selama sebulan penuh.
“Kebanyakan pasien ingin memastikan kesehatannya aman agar bisa berpuasa dengan nyaman,” ujar salah satu petugas medis di sela pelayanan.
Meski jumlah kunjungan meningkat signifikan, pelayanan di Puskesmas Banyuanyar tetap berjalan normal. Seluruh poli mulai dari poli umum, poli gigi, KIA (Kesehatan Ibu dan Anak), hingga layanan farmasi tetap beroperasi sesuai jadwal tanpa pengurangan layanan.
Kepala Puskesmas Banyuanyar, dr. Lilik Suryani, mengapresiasi kesadaran warga yang semakin tinggi terhadap pentingnya menjaga kesehatan. Menurutnya, pemeriksaan lebih awal adalah langkah bijak untuk mencegah komplikasi saat berpuasa, terutama bagi penderita penyakit kronis.
“Pemeriksaan lebih awal sangat penting agar jika ada gangguan kesehatan bisa segera ditangani. Dengan begitu, ibadah puasa dapat dijalankan dengan lancar,” tegasnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat sejak sekarang. Mulai dari menjaga asupan makanan bergizi, mengurangi konsumsi gula dan garam berlebih, memperbanyak air putih, hingga cukup istirahat.
Sejumlah warga mengaku sengaja datang lebih pagi demi mendapatkan nomor antrean lebih cepat. Mereka berharap pelayanan tetap maksimal meski jumlah pasien meningkat drastis.
“Daripada nanti pas puasa malah drop, lebih baik cek dulu sekarang,” ujar salah seorang warga yang tengah menunggu giliran pemeriksaan.
Meningkatnya kesadaran ini menjadi sinyal positif bagi kesehatan masyarakat di Sampang. Dengan tubuh yang prima dan kondisi medis terkontrol, warga diharapkan dapat menjalani Ramadan dengan lebih khusyuk, produktif, dan penuh semangat ibadah. (*)



Tinggalkan Balasan