Kursi Kereta Ludes Diburu Pemudik! Rute Andalan dari Surabaya Hampir Penuh, KAI Daop 8 Surabaya Siaga Penuh Pantau Okupansi

Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Alarm mudik Lebaran mulai berbunyi nyaring! Menjelang puncak arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri 1447 H, kursi-kursi kereta api dari wilayah PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya laris manis diserbu pemudik. Sejumlah rute favorit bahkan nyaris tak menyisakan tempat duduk, terutama untuk keberangkatan pada tanggal-tanggal emas seperti H-3 Lebaran.

Mengantisipasi lonjakan tersebut, PT Kereta Api Indonesia Daop 8 Surabaya langsung tancap gas. Monitoring okupansi dilakukan secara berkala dan real time demi memastikan layanan Angkutan Lebaran 2026 tetap aman, nyaman, dan tepat waktu.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, Jumat (20/2/2026) mengungkapkan bahwa minat masyarakat terhadap moda transportasi kereta api terus mengalami peningkatan signifikan, terutama untuk perjalanan mendekati Hari Raya maupun periode arus balik.

Baca Juga:  Pekerja Bangunan di Semarang Tersengat Listrik Saat Pasang Galvalum, Begini Kronologinya

“Beberapa tanggal favorit seperti H-3 Lebaran mencatat tingkat penjualan yang cukup tinggi. Rute-rute menuju Yogyakarta, Semarang, Bandung, Jakarta hingga Ketapang menjadi pilihan utama pelanggan dan sebagian besar kursinya telah terpesan,” ujarnya.

Kota-kota tujuan seperti Yogyakarta dan Semarang di Jawa Tengah, Bandung dan Jakarta di Jawa Barat hingga Ketapang di ujung timur Jawa Timur menjadi magnet utama pemudik. Tak heran, kursi kelas ekonomi komersial menjadi yang paling cepat ludes, apalagi dengan adanya stimulus diskon 30 persen dari pemerintah yang makin menggoda masyarakat.

Untuk periode Angkutan Lebaran 2026, penjualan tiket kereta api jarak jauh untuk keberangkatan 11 Maret (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10) terus menunjukkan grafik menanjak. Dari total ratusan ribu tempat duduk yang disiapkan, okupansi pada tanggal-tanggal favorit tercatat melonjak tajam.

Baca Juga:  Brimob Polda Sumut Tunjukkan Kesiapsiagaan Total, Backup Dalam Aksi Unjuk Rasa di DPRD Sumut 

Tak ingin kecolongan, KAI Daop 8 Surabaya memperkuat pengawasan penjualan tiket melalui seluruh kanal, baik daring maupun loket resmi di stasiun. Sistem monitoring dilakukan secara real time untuk mendeteksi potensi kepadatan di rute dan tanggal tertentu.

Langkah ini memungkinkan manajemen segera mengambil keputusan strategis, termasuk pengaturan operasional tambahan bila diperlukan.

Di sisi lain, kesiapan operasional juga tak luput dari perhatian. Pemeriksaan menyeluruh (rampcheck) terhadap sarana dan prasarana dilakukan secara intensif. Awak sarana perkeretaapian dipastikan dalam kondisi prima, sementara kebersihan dan keamanan di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta terus ditingkatkan.

Baca Juga:  Aroma Tak Sedap di Balik Proses Seleksi Kadus Grogol: LSM ICI Jateng Soroti Dugaan Setoran Uang

Mahendro mengingatkan masyarakat yang belum kebagian tiket di tanggal favorit agar tidak panik. Ia menyarankan calon penumpang mempertimbangkan alternatif tanggal keberangkatan lain atau memilih perjalanan di luar masa puncak arus mudik dan balik.

“Kami mengajak masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan melakukan pemesanan lebih awal. Dengan perencanaan yang matang, pelanggan tetap dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu selama masa Angkutan Lebaran 2026,” tutupnya.

Dengan okupansi yang terus merangkak naik dan rute favorit yang hampir penuh, satu pesan jelas: siapa cepat, dia dapat! Lebaran tinggal menghitung hari, dan kursi kereta pun makin diburu. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!