Detik-Detik Mencekam di Ketinggian: Pekerja Gondola Pembersih Gedung di Surabaya Terhempas Badai, Satu Tewas, Satu Kritis
Laporan: Ninis Indrawati
SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Cuaca buruk yang datang tiba-tiba di kawasan barat Kota Surabaya, Senin (2/3/2026) sore, berubah menjadi tragedi memilukan. Sebuah gondola yang digunakan untuk membersihkan kaca gedung di Apartemen Ascot Surabaya terjatuh setelah diterjang angin kencang.
Dua pekerja kebersihan yang berada di dalam gondola menjadi korban dalam peristiwa nahas tersebut. Satu orang dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu lainnya mengalami luka berat dan kini menjalani perawatan intensif.
Peristiwa mengerikan itu terjadi saat kedua pekerja masih berada di ketinggian, menjalankan tugas rutin membersihkan sisi gedung. Namun, cuaca yang semula terlihat normal mendadak berubah drastis. Angin kencang menerjang tanpa peringatan.
Gondola yang mereka tumpangi bergoyang hebat. Dalam hitungan detik, alat tersebut diduga terlepas dari pengaitnya dan jatuh. Salah satu pekerja dilaporkan terpental keluar saat gondola terjun bebas. Sementara satu pekerja lainnya sempat menggantung dalam kondisi kritis sebelum akhirnya berhasil dievakuasi tim penyelamat.
Jeritan dan kepanikan sempat mewarnai area sekitar apartemen. Sejumlah penghuni dan warga yang melihat kejadian itu hanya bisa menyaksikan dengan cemas.
Akibat insiden tersebut, satu pekerja dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Sementara korban lainnya yang mengalami luka berat langsung dilarikan ke Rumah Sakit William Booth Surabaya untuk mendapatkan penanganan medis intensif.
Kondisi korban selamat dilaporkan kritis saat proses evakuasi berlangsung.
Tim rescue dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya bergerak cepat begitu menerima laporan. Proses penyelamatan berlangsung dramatis karena posisi gondola sempat menggantung di sisi gedung, menyulitkan akses evakuasi.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Surabaya, M. Rokhim, membenarkan kejadian tersebut.
“Cuaca buruk datang secara tiba-tiba disertai angin kencang. Saat kejadian, ada dua pekerja di dalam gondola. Satu orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka berat serta langsung kami evakuasi ke rumah sakit,” ujar Rokhim.
Petugas harus memastikan keamanan struktur terlebih dahulu sebelum melakukan penanganan terhadap korban.
Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, tim Inafis dari Polrestabes Surabaya turun langsung ke lokasi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Garis polisi dipasang di sekitar area apartemen guna memudahkan proses investigasi.
Hingga kini, pihak kepolisian masih mendalami penyebab pasti terlepasnya gondola tersebut. Selain faktor cuaca ekstrem, standar keselamatan kerja dan kelayakan alat yang digunakan juga menjadi fokus pemeriksaan.
Tragedi ini menjadi pengingat keras akan pentingnya sistem pengamanan ekstra dalam pekerjaan berisiko tinggi, terlebih saat kondisi cuaca tidak menentu. (*)



Tinggalkan Balasan