Peresmian Pabrik Kendaraan Listrik VKTR di Magelang, Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Industrialisasi Nasional Berbasis Teknologi dan Energi Bersih

Laporan: Yuanta

MAGELANG | SUARAGLOBAL.COM — Presiden Prabowo Subianto secara resmi meresmikan fasilitas perakitan kendaraan komersial listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (09/04/2026). Peresmian ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan industrialisasi nasional yang kini semakin diarahkan pada pengembangan teknologi modern dan energi ramah lingkungan.

Dalam suasana penuh optimisme, Kepala Negara menegaskan bahwa kehadiran pabrik kendaraan listrik ini bukan sekadar pembangunan fasilitas industri, tetapi merupakan simbol kebangkitan Indonesia menuju negara industri maju yang mandiri dan berdaya saing global.

Presiden Prabowo memberikan apresiasi tinggi kepada sektor swasta nasional yang dinilai berani mengambil peran strategis dalam mendorong kemajuan industri dalam negeri. Ia secara khusus menyoroti kontribusi Komisaris Utama VKTR, Anindya Novyan Bakrie, beserta kelompok usahanya yang dinilai memiliki visi kuat dalam membangun masa depan industri nasional.

Baca Juga:  Strategi Teknologi Canggih dalam Manajemen Krisis: Mengintegrasikan AI, IoT, dan Blockchain untuk Menjaga Reputasi Perusahaan

“Saya sangat menyambut baik dan menghargai inisiatif yang telah diambil sejak beberapa tahun oleh Saudara Anindya Bakrie dan kelompok usahanya,” ujar Presiden dalam sambutannya.

Lebih jauh, Presiden menekankan bahwa industrialisasi merupakan fase krusial dalam kebangkitan suatu bangsa. Menurutnya, penguasaan teknologi tidak cukup hanya pada tataran inovasi, tetapi harus diolah menjadi kekuatan industri yang memberikan nilai tambah nyata bagi masyarakat luas.

“Industrialisasi adalah bagian akhir dari kebangkitan teknologi suatu bangsa. Teknologi harus diolah menjadi industri sehingga memberi manfaat bagi bangsa,” tegasnya.

Baca Juga:  Konvoi Brutal di Gresik: Akibatkan Remaja Tewas, Pelaku Terancam Dijerat Hukuman Berat, Ini Jelasnya 

Dalam pidatonya, Presiden juga menyoroti pentingnya kemandirian nasional, terutama di sektor strategis seperti energi dan pangan. Ia menilai bahwa pengembangan kendaraan listrik menjadi salah satu langkah konkret untuk mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil sekaligus memperkuat struktur industri nasional.

Tak hanya itu, Presiden Prabowo juga menyampaikan harapan besar agar VKTR mampu tumbuh menjadi pemain utama di industri otomotif global. Ia bahkan membandingkan potensi VKTR dengan sejumlah perusahaan otomotif ternama dunia.

“Kalau Jepang punya Isuzu dan Hino, Korea punya Hyundai dan Daewoo, saya berharap beberapa tahun lagi kita melihat VKTR sebagai salah satu champion dari Indonesia,” ungkapnya penuh keyakinan.

Baca Juga:  Lapas Narkotika Pematangsiantar Gelar Razia Insidentil, Cegah Gangguan Keamanan dan Ketertiban

Peresmian pabrik ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia tengah bersiap naik kelas dari sekadar pengguna teknologi menjadi produsen, dari pasar menjadi kekuatan industri global. Langkah ini juga mempertegas arah pembangunan nasional yang kini bertumpu pada hilirisasi industri, inovasi teknologi, dan penguatan kemandirian ekonomi.

Dengan hadirnya fasilitas perakitan kendaraan listrik ini, Indonesia tidak hanya memperkuat fondasi industrinya, tetapi juga membuka peluang besar bagi penciptaan lapangan kerja, transfer teknologi, serta peningkatan daya saing bangsa di kancah internasional. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!