Laporan: Ninis Indrawati

GRESIK | SUARAGLOBAL.COM – Pada hari Jumat, 22 November 2024, Desa Kalipadang, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, menggelar acara tradisional Sedekah Bumi.

Baca Juga:  Awali 2026, Polres Jember Kokohkan Integritas Lewat Penandatanganan Pakta Bersama

IniAcara yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai ini menjadi momen penting bagi masyarakat untuk bersyukur atas hasil bumi yang melimpah sekaligus mempererat hubungan antarwarga.

Baca Juga:  Residivis Seribu Aksi dari Blitar Berhasil Dibekuk Polisi, Dua Bulan Gasak 18 TKP

Dalam acara ini, sejumlah pejabat dan tokoh penting hadir untuk mendukung dan memeriahkan tradisi tersebut. Beberapa di antaranya adalah:

Baca Juga:  Perkuat Benteng Keuangan, Polres Kediri Kota dan OJK Jalin Sinergi Tangkal Kejahatan Finansial

1. Camat Benjeng, Nurul Fuad, S.Sos., M.M.

2. Danramil Benjeng, Kapten Inf Masudi

3. Kapolsek Benjeng, Iptu Alimin, S.E.

4. Kepala Desa Kalipadang, Bapak Candra

5. Ketua BPD beserta anggota

6. Perangkat desa Kalipadang

7. Tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh warga Desa Kalipadang.

Baca Juga:  Jaringan Sabu Surabaya Terbongkar, Polisi Ringkus 4 Pengedar di Wonosari, 31 Poket Siap Edar Disita

Kehadiran berbagai elemen masyarakat, dari pemerintah hingga warga biasa, menunjukkan kebersamaan yang erat dalam melestarikan tradisi leluhur.

Baca Juga:  Salatiga Genap 1275 Tahun: “Bergerak dan Berdaya” Jadi Semangat Baru Menuju Kota Mendunia

Kegiatan dimulai dengan pembukaan yang sederhana namun penuh makna, diikuti oleh sambutan Kepala Desa Kalipadang, Bapak Candra. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya menjaga tradisi Sedekah Bumi sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki yang diberikan melalui tanah yang subur.

Baca Juga:  Natal Aman dan Penuh Kedamaian, Polsek Semampir Siaga Amankan Ibadah di Sejumlah Gereja

Selanjutnya, Camat Benjeng, Nurul Fuad, S.Sos., M.M., memberikan sambutan. Beliau menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kalipadang yang tetap menjaga nilai-nilai tradisional di tengah modernisasi. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, dipimpin oleh tokoh agama setempat.

Baca Juga:  Razia Malam Kos-kosan di Kertosono: Polisi dan Satpol-PP Pastikan Tak Ada Prostitusi Terselubung

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan aman. Warga desa turut berpartisipasi dengan antusias, menunjukkan betapa pentingnya tradisi ini dalam kehidupan mereka.

Baca Juga:  Polres Ngawi Turun ke Jalan, Bawa Bantuan dan Pesan Kedamaian

Tradisi Sedekah Bumi ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada alam semesta tetapi juga sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. Desa Kalipadang kembali membuktikan bahwa warisan budaya dapat menjadi pemersatu di tengah berbagai tantangan zaman. (*)