Laporan: Ninis Indrawati

GRESIK | SUARAGLOBAL.COM – Pada hari Jumat, 22 November 2024, Desa Kalipadang, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, menggelar acara tradisional Sedekah Bumi.

Baca Juga:  Gebyar Prolanis di Rutan Salatiga: Edukasi Kesehatan Gratis demi WBP Sehat di Musim Penghujan

IniAcara yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai ini menjadi momen penting bagi masyarakat untuk bersyukur atas hasil bumi yang melimpah sekaligus mempererat hubungan antarwarga.

Baca Juga:  Polres Pamekasan Berhasil Ungkap Kasus Pencurian Kotak Amal Masjid, Satu Pelaku Ditangkap, Satu Masih Buron

Dalam acara ini, sejumlah pejabat dan tokoh penting hadir untuk mendukung dan memeriahkan tradisi tersebut. Beberapa di antaranya adalah:

Baca Juga:  Polresta Yogyakarta Berhasil Bongkar 12 Kasus Narkoba, Ribuan Pil Obaya dan Ganja Disita

1. Camat Benjeng, Nurul Fuad, S.Sos., M.M.

2. Danramil Benjeng, Kapten Inf Masudi

3. Kapolsek Benjeng, Iptu Alimin, S.E.

4. Kepala Desa Kalipadang, Bapak Candra

5. Ketua BPD beserta anggota

6. Perangkat desa Kalipadang

7. Tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh warga Desa Kalipadang.

Baca Juga:  Polda Jatim Bongkar Jaringan Curanmor Lintas Kota: 157 Kasus Terungkap, 134 Kendaraan Disita

Kehadiran berbagai elemen masyarakat, dari pemerintah hingga warga biasa, menunjukkan kebersamaan yang erat dalam melestarikan tradisi leluhur.

Baca Juga:  Polisi Berhasil Menangkap Komplotan Begal Bersajam Kerap Beraksi di Surabaya

Kegiatan dimulai dengan pembukaan yang sederhana namun penuh makna, diikuti oleh sambutan Kepala Desa Kalipadang, Bapak Candra. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya menjaga tradisi Sedekah Bumi sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki yang diberikan melalui tanah yang subur.

Baca Juga:  Kandang Ayam di Sampang Dilahap Si Jago Merah: Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah, Ini Jelasnya 

Selanjutnya, Camat Benjeng, Nurul Fuad, S.Sos., M.M., memberikan sambutan. Beliau menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kalipadang yang tetap menjaga nilai-nilai tradisional di tengah modernisasi. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama, dipimpin oleh tokoh agama setempat.

Baca Juga:  Avanza Terjun ke Parit di Tol Semarang–Solo KM 465: Satu Tewas, Enam Luka, Diduga Sopir Mengantuk

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan aman. Warga desa turut berpartisipasi dengan antusias, menunjukkan betapa pentingnya tradisi ini dalam kehidupan mereka.

Baca Juga:  Main di Tepi Sungai Berujung Duka: Seorang Bocah Asal Bangkalan Tewas Tenggelam di Kombangan Ini Jelasnya

Tradisi Sedekah Bumi ini tidak hanya menjadi bentuk penghormatan kepada alam semesta tetapi juga sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. Desa Kalipadang kembali membuktikan bahwa warisan budaya dapat menjadi pemersatu di tengah berbagai tantangan zaman. (*)