Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM — Suasana hangat penuh semangat kebersamaan terasa begitu kental dalam Puncak Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 Tingkat Kota Salatiga Tahun 2026 yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Salatiga, Kamis (21/5/2026). Kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat peran keluarga sebagai pondasi utama pembangunan daerah.

Acara bergengsi tersebut dihadiri jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, kepala perangkat daerah, lurah, organisasi wanita, TP PKK kecamatan dan kelurahan se-Kota Salatiga, hingga berbagai tamu undangan yang memadati lokasi kegiatan.

Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan menegaskan bahwa keluarga memiliki posisi vital dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan sejahtera. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa dilepaskan dari kekuatan keluarga itu sendiri.

“Pembangunan daerah yang kuat selalu dimulai dari keluarga yang kuat. Saya mengajak seluruh pengurus PKK untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kepedulian sosial sebagai kekuatan utama dalam membangun masyarakat yang harmonis dan sejahtera,” ujar Robby Hernawan dalam sambutannya.

Baca Juga:  Beras Murah Ludes Diserbu Warga, Polres Tanjung Perak Salurkan 5 Ton di Lima Titik Strategis

Semangat itu juga digaungkan Ketua TP PKK Kota Salatiga, Retno Robby Hernawan. Ia menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh kader PKK yang selama ini konsisten menjadi ujung tombak pemberdayaan keluarga di tengah masyarakat.

Menurutnya, HKG PKK bukan hanya ajang perayaan, tetapi juga momen refleksi untuk memperkuat sinergi antara PKK, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat demi menciptakan manfaat yang lebih luas.

“Kami mengapresiasi dedikasi seluruh kader PKK di Kota Salatiga yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga. Semangat kebersamaan ini harus terus diperkuat demi kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia HKG PKK, Yayuk Muthoin menjelaskan bahwa berbagai rangkaian kegiatan sengaja dirancang untuk memberikan apresiasi kepada kader PKK sekaligus memperkuat peran organisasi dalam pembangunan keluarga dan masyarakat.

Baca Juga:  Fraksi PDIP Jatim Dorong Koperasi Modern, KMP Jadi Instrumen Kebangkitan Ekonomi Lokal

Salah satu kegiatan yang paling menyita perhatian adalah Lomba Menghias Tumpeng yang diikuti 23 TP PKK kelurahan se-Kota Salatiga. Kreativitas para peserta sukses memukau para tamu undangan dengan sajian tumpeng penuh warna dan filosofi budaya.

Kelurahan Tingkir Tengah berhasil keluar sebagai Juara I, disusul Kelurahan Salatiga sebagai Juara II, Kelurahan Kumpulrejo Juara III, dan Kelurahan Sidorejo Kidul meraih Juara IV.

Tak hanya lomba, kegiatan sosial juga menjadi perhatian utama dalam peringatan HKG PKK kali ini. Panitia menyerahkan bantuan Alat Permainan Edukatif (APE) kepada Pos PAUD Anggrek 8, sekaligus pemberian sertifikat Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) kepada sejumlah mitra pendukung program.

Bantuan dari BAZNAS juga turut disalurkan berupa dana sebesar Rp43,2 juta untuk 16 anak serta 100 paket lunch box sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga:  Demo Day 2025 Jadi Panggung Emas Inovasi Pelajar Jatim: Integrasi Double Track & Digital Skill Makin Mantap

Acara semakin meriah dengan penampilan Line Dance dari Perempuan Berkebaya Indonesia yang sukses menghidupkan suasana. Selain itu, para tamu juga disuguhi Fashion Show kain wastra oleh para pemenang lomba dalam rangka Hari Kartini, penampilan Tari Kipas dari Wanita Bersanggul Indonesia, hingga bazar UMKM yang dipenuhi berbagai produk lokal unggulan khas Salatiga.

Tak kalah menarik, momentum HKG PKK ke-54 juga ditandai dengan peluncuran Koperasi Sekar Bersemi Migunani yang resmi bertransformasi dari pra koperasi menjadi koperasi. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya kaum perempuan dan keluarga di Kota Salatiga.

Puncak HKG PKK ke-54 ini pun menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan pemberdayaan keluarga masih menjadi kekuatan besar dalam mendukung pembangunan Kota Salatiga yang lebih maju dan sejahtera. (*)