Aksi Cepat Polisi Salatiga! Pemudik Medan Kehabisan Bensin di JLS, BBM Mobile Sipolan Langsung Turun Tangan
Laporan: Wahyu Widodo
SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Kisah tak terlupakan dialami seorang pemudik asal Medan bernama Satria saat melintasi jalur mudik di Kota Salatiga. Di tengah perjalanan dari Boyolali menuju Semarang, ia mendadak kehabisan bahan bakar di kawasan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di sekitar Pos Pengamanan Perempatan Kecandran, Sidomukti, Senin (16/03/2026).
Perjalanan yang seharusnya berjalan lancar sempat membuat Satria panik. Kendaraannya mendadak berhenti karena tangki bensin kosong, sementara ia berada di jalur yang cukup ramai oleh arus kendaraan pemudik Lebaran.
Namun di saat kebingungan itu, keberuntungan menghampirinya. Satria bertemu dengan petugas BBM Mobile Sipolan (Si Polisi Andalan) Polres Salatiga yang tengah bersiaga di Pos Pengamanan Kecandran dalam rangka pengamanan Operasi Ketupat Candi 2026.
Tanpa menunggu lama, personel kepolisian yang dipimpin oleh Yosep Heru Utomo selaku Perwira Pengendali Lapangan langsung memberikan bantuan pengisian bahan bakar kepada kendaraan Satria.
Bantuan tersebut memungkinkan pemudik asal Medan itu melanjutkan perjalanan dengan aman setidaknya hingga mencapai SPBU terdekat.
Kehadiran layanan BBM Mobile ini memang menjadi salah satu fasilitas yang disiapkan Polres Salatiga untuk membantu masyarakat selama masa arus mudik dan arus balik Lebaran.
Kapolres Salatiga Ade Papa Rihi menjelaskan bahwa layanan BBM Mobile Sipolan merupakan bagian dari upaya Polri untuk memberikan pelayanan nyata kepada masyarakat di jalur mudik.
Menurutnya, keberadaan personel di berbagai pos pengamanan tidak hanya untuk mengatur lalu lintas, tetapi juga memberikan bantuan cepat kepada pemudik yang mengalami kendala.
“Layanan BBM Mobile Sipolan Polres Salatiga ini kami siapkan untuk membantu masyarakat, khususnya para pemudik yang mengalami kendala seperti kehabisan bahan bakar di perjalanan. Kehadiran personel di pos-pos pengamanan memang kami maksimalkan agar benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya.
Satria mengaku sangat bersyukur karena bertemu dengan petugas kepolisian saat menghadapi masalah di perjalanan. Ia mengatakan bantuan tersebut sangat berarti baginya yang sedang menempuh perjalanan jauh menuju kampung halaman.
“Terima kasih kepada bapak polisi dari Polres Salatiga yang sudah membantu saat saya kehabisan bensin. Pelayanannya cepat dan sangat membantu, sehingga saya bisa melanjutkan perjalanan kembali,” ungkap Satria dengan lega.
Melalui momentum pengamanan mudik Lebaran tahun ini, Polres Salatiga juga mengingatkan masyarakat yang melakukan perjalanan jauh agar selalu memastikan kondisi kendaraan sebelum berangkat.
Selain itu, pengemudi juga diimbau untuk mengecek kecukupan bahan bakar, kondisi kesehatan, serta memanfaatkan pos pelayanan maupun pos pengamanan apabila membutuhkan bantuan di perjalanan.
Masyarakat juga dapat menghubungi layanan darurat Call Center Polri 110 jika membutuhkan pertolongan.
Dengan berbagai layanan kemanusiaan yang disiagakan di jalur mudik, Polres Salatiga berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pemudik selama pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026.
Semangat pengabdian tersebut sejalan dengan slogan pengamanan Lebaran tahun ini: “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.” (*)



Tinggalkan Balasan