Angin Kencang Robohkan Pohon Pete 15 Meter, Timpa Sebuah Mobil dan Akibatkan Jalan Macet 

Laporan: Wahyu Widodo

KAB SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM — Jalur utama penghubung Solo–Semarang sempat terganggu akibat pohon pete berukuran besar tumbang dan melintang tepat di badan jalan di Dusun Bener, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, pada Sabtu pagi (24/1/2026). Peristiwa terjadi sekitar pukul 06.00 WIB saat arus kendaraan mulai meningkat.

Pohon pete tersebut memiliki diameter sekitar 30 sentimeter dengan tinggi mencapai kurang lebih 15 meter. Pohon tumbang akibat terpaan angin kencang disertai kondisi akar yang tidak mampu menopang beban pohon yang tumbuh rimbun.

Baca Juga:  Polresta Malang Pastikan Kesiapan Personel Hadapi Pilkada 2024 Lewat Pemeriksaan Kesehatan Lengkap

Saat kejadian, pohon menimpa sebuah minibus Daihatsu Xenia bernomor polisi H 1737 DI yang dikemudikan Joko (41), warga Kecamatan Kaliwungu. Meskipun bagian depan kendaraan mengalami kerusakan, pengemudi berhasil selamat tanpa mengalami luka.

Mendapat laporan warga, personel Piket Polsek Tengaran bersama Unit Lalu Lintas segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Kegiatan dipimpin oleh Kanit Binmas Polsek Tengaran Ipda Nastain, SH, dengan melibatkan Bhabinkamtibmas dan personel lalu lintas Tengaran.

Baca Juga:  Tujuh Bulan Menghilang, Motor Digelapkan Teman Akhirnya Kembali Berkat Ketelitian Polisi

Evakuasi juga didukung perangkat desa, petugas pemadam kebakaran, dan warga sekitar. Proses pemotongan batang dan pembersihan ranting dilakukan secara gotong royong agar jalur dapat segera kembali dibuka.

“Dibantu rekan Unit Lalu Lintas Tengaran, Damkar, perangkat desa dan masyarakat, Alhamdulillah proses evakuasi dapat dilakukan dengan cepat. Mengingat jalur yang tertutup adalah jalur utama dari arah Salatiga menuju Boyolali dan Solo,” ujar Ipda Nastain saat ditemui di lokasi.

Setelah sekitar satu jam penanganan, jalur kembali bisa dilalui kendaraan dan kemacetan berhasil diurai. Seluruh material pohon kemudian dipindahkan ke tepi jalan dan arus lalu lintas kembali normal.

Baca Juga:  Redam Gejolak Sosial, Polres Pasuruan Gandeng 17 Kepala Desa Pasca Pengerusakan Makam Winongan

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sementara itu, kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama cuaca tidak stabil.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada, terutama saat melintas di jalur rawan pohon tumbang pada kondisi saat ini, cuaca ekstrem seperti angin kencang disertai hujan,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!