Anti Korupsi Jadi Harga Mati! Wali Kota Salatiga Ikut Deklarasi Integritas di Semarang

Laporan: Wahyu Widodo

SEMARANG | SUARAGLOBAL.COM – Upaya pemberantasan korupsi terus digencarkan. Kali ini, langkah tegas dilakukan melalui pendekatan pencegahan dengan mengumpulkan seluruh kepala daerah di Jawa Tengah dalam sebuah forum strategis bertajuk Dialog Anti Korupsi, Senin (30/03/2026).

Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, hadir langsung dalam kegiatan tersebut bersama Ketua DPRD dan Sekretaris Daerah. Kegiatan berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja, yang menjadi pusat pertemuan penting antara pemerintah daerah dan lembaga antirasuah.

Acara ini diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dan turut dihadiri oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, serta Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, bersama jajaran kepala daerah se-Jawa Tengah.

Baca Juga:  Mbok Mlayu 2025: Perempuan Berlari, Sport Tourism DIY Melaju

Dalam sambutannya, Fitroh Rohcahyanto menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah konkret dalam memperkuat sistem pemerintahan yang bersih.

Menurutnya, pendekatan pencegahan menjadi kunci utama dalam menekan praktik korupsi sejak dini. Ia juga mengapresiasi inisiatif dari Gubernur Jawa Tengah yang mendorong terlaksananya dialog tersebut.

“Upaya pencegahan harus dilakukan secara masif dan berkelanjutan. Sinergi antara penegak hukum dan pemerintah daerah sangat penting untuk menekan perilaku koruptif,” tegasnya.

Sementara itu, Ahmad Luthfi menekankan pentingnya integritas bagi seluruh aparatur sipil negara (ASN), terutama para pejabat publik.

Baca Juga:  Rakernis Ditpolsatwa 2025 di Pasuruan: Satukan Langkah, Perkuat Profesionalitas dan Sinergi Polisi Satwa Seluruh Indonesia

Menurutnya, integritas bukan hanya slogan, tetapi harus menjadi prinsip utama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

“Setiap ASN harus bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri. Jangan sampai melakukan tindakan menyimpang, khususnya korupsi. Ini adalah komitmen moral yang tidak bisa ditawar,” ujarnya dengan tegas.

Sebagai bentuk keseriusan, seluruh peserta yang hadir menandatangani Pakta Integritas. Penandatanganan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang akuntabel, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

Tak hanya itu, kegiatan ini juga menghadirkan Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK RI sebagai narasumber, yang memberikan penguatan terkait strategi pencegahan korupsi di tingkat daerah.

Baca Juga:  Bonus Mengalir Deras, Prestasi Kian Cemerlang: Bupati Subandi Pastikan Atlet Sidoarjo Tak ‘Hijrah’ ke Daerah Lain

Kehadiran Wali Kota Salatiga dalam forum ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah Kota Salatiga dalam mendukung agenda nasional pemberantasan korupsi.

Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa Salatiga terus berbenah menuju tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan dipercaya masyarakat.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan KPK, harapan akan terciptanya birokrasi yang bebas korupsi bukan lagi sekadar wacana, melainkan target nyata yang terus diperjuangkan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!