Antisipasi Lonjakan Pemudik, Polres Salatiga Cek Kesiapan Pospam dan Posyan

Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM  – Menjelang arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah yang diperkirakan datang lebih awal tahun ini, jajaran Polres Salatiga mulai mengaktifkan sejumlah Pos Pengamanan (Pospam) dan Pos Pelayanan (Posyan) dalam rangka Operasi Ketupat Candi 2026, Senin (09/03/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi peningkatan mobilitas masyarakat yang mulai melakukan perjalanan mudik lebih dini, sekaligus memastikan keamanan dan kenyamanan para pemudik yang melintas di wilayah Kota Salatiga.

Pengecekan kesiapan pos dilakukan langsung oleh Wakapolres Salatiga, R Arsadi KS, yang didampingi para pejabat utama Polres. Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres menyisir sejumlah titik pos yang menjadi pusat pelayanan dan pengamanan bagi pemudik.

Beberapa pos yang menjadi fokus pengecekan antara lain Pos Terpadu Ramayana, Posyan Exit Tol Tingkir, Pospam Cebongan, Pospam Kecandran, hingga Pospam Blotongan.

Baca Juga:  Pekan Olahraga dan Seni di Rutan Temanggung: WBP Sambut HUT ke-80 RI dengan Semangat Kebersamaan

Di setiap lokasi, Wakapolres memastikan kesiapan sarana dan prasarana yang akan digunakan selama operasi berlangsung. Tidak hanya itu, kesiapan personel yang akan bertugas selama masa pengamanan mudik juga menjadi perhatian utama.

“Mulai hari ini personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Candi 2026 sudah kita siagakan di Pospam maupun Posyan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mudik lebih awal. Kita pastikan mudik tahun ini berjalan aman dan nyaman dengan semangat Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” ujar Kompol Arsadi.

Menurutnya, kehadiran pos pengamanan dan pos pelayanan ini bukan hanya untuk pengaturan lalu lintas, tetapi juga sebagai pusat bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan pertolongan selama perjalanan.

Baca Juga:  Kali Erang Meluap Lalu Lintas Kota Bumiayu Lumpuh Total

Selain itu, Wakapolres juga mengingatkan para pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama berkendara. Ia meminta para pengendara tidak memaksakan diri jika merasa kelelahan atau mengantuk saat di perjalanan.

“Masyarakat yang membutuhkan layanan Polri dapat berhenti di Pospam atau Posyan terdekat, maupun menghubungi call center Polri di 110. Kami juga mengimbau kepada para pengendara agar tidak memaksakan diri apabila merasa lelah atau mengantuk saat berkendara. Silakan beristirahat di Pospam yang telah kami siapkan demi keselamatan bersama,” pesannya.

Dengan diaktifkannya pos-pos pengamanan tersebut, diharapkan masyarakat yang melintas di Kota Salatiga dapat merasakan kehadiran polisi secara langsung di lapangan.

Baca Juga:  Peringati HUT Koperasi, Darmin: "Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial ada dalam kebijakan pemerataan ekonomi"

Operasi Ketupat Candi sendiri merupakan operasi kepolisian terpusat yang rutin digelar setiap tahun untuk mengamankan arus mudik dan arus balik Lebaran. Melalui operasi ini, kepolisian berupaya menjaga kelancaran lalu lintas sekaligus memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama periode Hari Raya Idul Fitri.

Keberadaan pos pengamanan dan pos pelayanan di sejumlah titik strategis di Salatiga juga diharapkan mampu membantu pemudik beristirahat, mendapatkan informasi perjalanan, hingga memperoleh bantuan apabila mengalami kendala di perjalanan.

Dengan kesiapan personel dan fasilitas yang telah disiapkan, jajaran Polres Salatiga optimistis arus mudik Lebaran 2026 di wilayahnya dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!