Laporan: Ninis Indrawati

NGANJUK | SUARAGLOBAL.COM – Pemerintah Kabupaten Nganjuk bersama jajaran aparat keamanan dan masyarakat terus memperkuat gerakan moral bertajuk “Ayo Jogo Nganjuk”. Gerakan ini hadir bukan hanya sebagai ajakan untuk menjaga ketertiban, melainkan juga simbol persatuan warga dalam merawat tanah kelahirannya agar tetap aman, damai, dan sejahtera.

Bupati Nganjuk, Dr. H. Marhaen Djumadi, menegaskan bahwa seluruh lapisan masyarakat harus memiliki rasa tanggung jawab kolektif dalam menjaga stabilitas daerah. Menurutnya, tantangan zaman yang ditandai dengan derasnya arus informasi perlu dihadapi dengan kewaspadaan serta kebersamaan.

Baca Juga:  Polres Mojokerto Kota Gelar FGD Bersama Perguruan Pencak Silat untuk Jaga Kondusivitas Jelang Pilkada 2024

“Nganjuk adalah rumah besar bagi kita semua. Kalau kita merawatnya bersama, insyaAllah daerah ini akan selalu damai dan masyarakatnya sejahtera. Jangan sampai kita mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar,” pesan Bupati Marhaen.

Sementara itu, Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso menekankan bahwa keamanan daerah tidak hanya menjadi tugas aparat, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Ia menegaskan, kondisi yang aman dan kondusif akan menjadi kunci bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga:  Satreskrim Polres Magelang Kota Ungkap Kasus Curanmor, Dua Pelaku Tak Berkutik Saat Ditangkap

“Situasi yang aman akan membuka peluang investasi dan meningkatkan kesejahteraan warga. Karena itu, menjaga ketertiban bukan hanya tugas aparat, tapi tanggung jawab kita semua,” tegas Kapolres.

Gerakan “Ayo Jogo Nganjuk” juga melibatkan sinergi antara Polres, TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, hingga masyarakat. Melalui sinergi ini, diharapkan solidaritas warga semakin kuat untuk menjaga lingkungan masing-masing dari potensi gangguan keamanan maupun perpecahan sosial.

Baca Juga:  Raja Muda Lilialy dan Pemdes Jikumerasa Apresiasi Kunjungan DPR RI Arif Rachman:  Kolaborasi Desa dan Pusat Menuju Desa Wisata Mandiri

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, Nganjuk diharapkan mampu terus berkembang sebagai daerah yang kondusif, inklusif, dan sejahtera. Gerakan ini menjadi pengingat bahwa menjaga keamanan dan persatuan bukan hanya kewajiban aparat, melainkan juga amanah moral setiap warga demi masa depan daerah. (*)