Babinsa Ngopi di Sawah: Bangun Kepercayaan, Strategi Humanis untuk Swasembada Pangan di Boyolali


Laporan: Tedy M

BOYOLALI | SUARAGLOBAL.COM – Dalam rangka mendukung program Pemerintah tentang Swasembada Pangan, Babinsa Koramil 13/Nogosari Kodim 0724/Boyolali, Sertu Sutarji, turun ke sawah melaksanakan komunikasi sosial (komsos) dengan petani yang sedang mengerjakan tanahnya di Desa Kenteng, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali pada Kamis (25/07/2024).

Di area persawahan sembari ngopi, Babinsa Sertu Sutarji mengatakan bahwa pendampingan kepada petani oleh Babinsa dilakukan dengan sangat humanis, penuh keakraban, dan suasana kekeluargaan. Hal ini bertujuan agar para petani merasa nyaman dan tidak canggung menerima kehadiran Babinsa di tengah-tengah mereka.

Baca Juga:  Polres Boyolali Gelar Bakti Sosial Penyaluran Air Bersih dan Bibit Pohon dalam Peringatan HUT Polantas ke-69, Wujud Sinergi Polisi dan Masyarakat

“Membangun kedekatan dan kepercayaan kepada seluruh elemen masyarakat, termasuk petani, menjadi langkah penting bagi Babinsa di wilayah binaan. Menghadapi para petani, Babinsa dituntut bisa lugas dan luwes mengingat budaya warga Desa Kenteng yang sangat halus dan ramah, sehingga upaya mendukung dan mensukseskan program pemerintah bisa berhasil,” ujar Babinsa.

Lebih lanjut, Sertu Sutarji menambahkan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk memberikan motivasi kepada para petani agar segera mengolah sawahnya guna mempercepat masa tanam. Ia menjelaskan bahwa kebiasaan para petani setelah masa panen kadang terlambat mengolah kembali lahan sawahnya dengan alasan dan kesibukan menjemur padi atau gabah hasil panen. “Hal ini harus diingatkan dan disosialisasikan agar lahan tidak dibiarkan terbengkalai begitu saja, sehingga tidak ada lahan yang nganggur,” imbuhnya.

Baca Juga:  Kenaikan Signifikan Arus Mudik 2026, Jawa Timur Catat Hampir 2 Juta Kendaraan

Sertu Sutarji meyakini, bila percepatan penanaman padi terus dilakukan maka bisa dipastikan hasil panen petani tahun ini akan meningkat. “Kegiatan ini kita laksanakan sebagai bentuk tugas dan tanggung jawab sebagai seorang Babinsa. Selain mendampingi para petani supaya kehidupannya lebih sejahtera, juga bertujuan untuk mewujudkan ketahanan pangan di wilayah sehingga tercapai program dari pemerintah untuk swasembada pangan secara nasional,” pungkasnya.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Resmikan Gedung Naya Agra Ditreskrimsus, Dorong Layanan Publik Lebih Cepat dan Profesional

Dengan langkah-langkah ini, Babinsa diharapkan dapat menjadi jembatan yang kuat antara pemerintah dan petani, mendukung kesejahteraan masyarakat serta mencapai target swasembada pangan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!