Balap Kelereng Dibongkar Tanpa Ricuh, Cara Humanis Polsek Ketapang Tuai Apresiasi Warga
Laporan: Ninis Indrawati
SAMPANG | SUARAGLOBAL.COM – Keresahan warga Desa Ketapang Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang akhirnya terjawab. Sebuah arena balap kelereng yang dinilai meresahkan lingkungan dibongkar oleh jajaran Polsek Ketapang Polres Sampang, Rabu (04/02/2026) sore.
Pembongkaran arena tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolsek Ketapang, Ipda Suryo, sebagai tindak lanjut atas berbagai laporan masyarakat yang masuk ke kepolisian. Meski bersifat penertiban, suasana di lokasi justru berlangsung kondusif dan penuh kebersamaan.
Tak ada adu mulut, tak ada ketegangan. Proses pembongkaran dilakukan secara humanis, di mana pemilik arena bersama warga sekitar dengan kesadaran sendiri ikut bergotong royong membongkar fasilitas balap kelereng tersebut. Personel Polsek Ketapang hanya mendampingi dan memastikan kegiatan berjalan aman serta tertib.
Langkah persuasif ini menuai apresiasi warga setempat. Mereka menilai kehadiran polisi bukan sebagai pihak yang menekan, melainkan sebagai mitra masyarakat dalam menjaga ketertiban lingkungan.
Kapolres Sampang AKBP Hartono S.Pd, MM, melalui Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan kegiatan pembongkaran tersebut. Ia menegaskan bahwa penertiban dilakukan atas instruksi langsung Kapolres Sampang, setelah banyaknya keluhan warga terkait aktivitas balap kelereng yang kerap menimbulkan kegaduhan dan potensi gangguan kamtibmas.
“Pembongkaran ini merupakan tindak lanjut perintah Bapak Kapolres atas keluhan masyarakat. Kami sangat mengapresiasi sikap kooperatif pemilik arena serta warga Desa Ketapang Barat yang dengan sukarela membongkar sendiri tempat tersebut, didampingi anggota Polsek Ketapang,” ungkap AKP Eko Puji Waluyo.
Lebih lanjut, AKP Eko menyampaikan harapannya agar menjelang bulan suci Ramadhan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kabupaten Sampang tetap terjaga dan kondusif.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, dimulai dari hal-hal sederhana di sekitar tempat tinggal masing-masing.
“Kami mengimbau masyarakat untuk kembali mengaktifkan Siskamling sebagai langkah antisipasi potensi gangguan kamtibmas menjelang Ramadhan,” tambahnya.
Tak hanya itu, pihak kepolisian juga mengingatkan warga agar tidak segan melapor apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau mengganggu ketertiban umum. Masyarakat dapat menghubungi anggota kepolisian terdekat atau memanfaatkan layanan Call Center 110 yang siap melayani selama 24 jam.
Dengan pendekatan dialogis dan penuh empati, Polsek Ketapang berharap tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis, khususnya menjelang momentum penting bagi umat Muslim. (*)


Tinggalkan Balasan