Bawa Sajam di Tengah Malam Bikin Resah, Tiga Remaja Asal Kabupaten Semarang Berhasil Diamankan Polres Salatiga 

Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Aksi nekat sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan aksi kekerasan di Kota Salatiga berhasil digagalkan warga dan aparat kepolisian. Tiga remaja kedapatan membawa senjata tajam jenis golok bergerigi dan langsung diamankan oleh anggota Polres Salatiga di wilayah Nogosaren, Bugel, Sidorejo, Minggu dini hari (8/3/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

Peristiwa yang sempat membuat warga sekitar waspada itu terjadi setelah sejumlah pemuda terlihat mencurigakan saat melintas di kawasan permukiman warga menjelang waktu sahur.

Kapolsek Sidorejo Sarwoko menjelaskan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat mengenai keberadaan sekelompok remaja yang diduga membawa senjata tajam.

“Anggota kami langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat, dan bersama warga berhasil mengamankan para remaja tersebut,” jelas AKP Sarwoko.

Baca Juga:  Saloka Fest 2025 Hadir dengan Sensasi Baru: Balon Udara Pertama di Jawa Tengah dan Sajian Budaya Ramah Lingkungan

Insiden ini bermula ketika tiga pelajar asal Bugel baru saja pulang dari Lapangan Pancasila Salatiga setelah menonton kegiatan lomba lari.

Saat melintas di Jalan Patimura, mereka tiba-tiba dikejar oleh sekelompok pemuda yang mengendarai dua sepeda motor. Salah satu di antaranya terlihat membawa senjata tajam jenis golok bergerigi.

Merasa terancam, ketiga pelajar tersebut berlari menyelamatkan diri menuju kawasan Dusun Nogosaren, tempat warga sedang berkumpul menunggu waktu sahur.

Melihat situasi mencurigakan, warga kemudian membantu mengamankan para pelaku dan segera melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

Tiga Remaja Diamankan, Tiga Lainnya Kabur

Tak lama berselang, anggota Polsek Sidorejo yang tiba di lokasi bersama warga langsung mengamankan tiga remaja yang diduga terlibat.

Ketiga remaja tersebut masing-masing berinisial:

FEC (19), DEB (17), SC (19).

Baca Juga:  Kapolres Nganjuk Dorong Penguatan Kehadiran Polisi di Lapangan Demi Pelayanan Maksimal

Ketiganya diketahui merupakan warga Kabupaten Semarang.

Dari tangan para remaja tersebut, polisi mengamankan barang bukti berupa:

1 unit sepeda motor Honda Scoopy warna putih krem bernomor polisi H-2267-IC

1 bilah senjata tajam jenis golok bergerigi berwarna hitam

Sementara itu, tiga remaja lain yang diduga turut terlibat berhasil melarikan diri dari lokasi.

“Sedangkan tiga temannya yang identitasnya sudah diketahui berhasil melarikan diri,” terang AKP Sarwoko.

Kapolres Salatiga Ade Papa Rihi membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini para remaja yang diamankan beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolres Salatiga untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Saat ini para terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polres Salatiga guna menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut,” jelas Kapolres.

Baca Juga:  Khidmat Upacara HUT ke-80 RI di Benjeng, Semarakkan Persatuan dan Geliat UMKM Lokal

Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh petugas, para remaja tersebut diduga datang ke wilayah Salatiga setelah menerima tantangan dari pemuda setempat melalui media sosial TikTok.

Dugaan tersebut kini masih didalami oleh Satreskrim Polres Salatiga.

Polres Salatiga juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari.

Selain itu, masyarakat diminta tidak ragu melaporkan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar kepada pihak kepolisian.

Polisi menegaskan akan terus meningkatkan patroli serta melakukan tindakan tegas terhadap segala bentuk aktivitas yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Salatiga.

“Langkah ini penting agar potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini dan tidak berkembang menjadi kejadian yang lebih besar,” tegas pihak kepolisian. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!