Laporan: W Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Bawaslu kota Salatiga mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan anggota TNI/Polri untuk menjaga netralitas dalam pelaksanaan Pemilu mendatang. Djayusman Junus, Ketua Bawaslu kota Salatiga, menegaskan hal ini dalam acara sosialisasi pengawas pemilihan partisipatif di Laras Asri Hotel.

Djayusman menjelaskan, “Bawaslu berkomitmen untuk memastikan bahwa seluruh kegiatan terkait Pemilu harus dilaksanakan secara netral dan tidak memihak. Kami siap untuk menindak tegas setiap dugaan ketidaknetralan aparat pemerintah, dan akan melakukan klarifikasi serta penyelidikan mendalam terhadap setiap aduan yang diterima.”

Baca Juga:  Satreskrim Polres Bangkalan Amankan Pelaku Pembunuhan di Lombang Blega, Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Di sisi lain, Ardiyantara, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Salatiga, juga menegaskan pentingnya netralitas bagi ASN. Ardiyantara menambahkan, “Kami mengimbau agar seluruh ASN untuk tidak memberikan komentar atau apresiasi di media sosial terkait dengan Pemilu. Pemantauan aktif juga dilakukan untuk memastikan ketaatan terhadap aturan ini.”

Baca Juga:  KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan Kereta Ekonomi Bersubsidi, Warga Bisa Bepergian Hemat dan Nyaman

Bawaslu Kota Salatiga menyatakan bahwa sanksi bagi pelanggar netralitas dapat berupa teguran hingga pemberhentian, tergantung dari tingkat pelanggaran yang terbukti. Pemantauan terhadap aktivitas di media sosial terus dilakukan untuk memastikan tidak ada pelanggaran yang terjadi.

Baca Juga:  Menuju Transformasi Budaya Kota Pahlawan, Heti Palestina Yunani Pimpin Dewan Kebudayaan Surabaya, Probo Darono Yakti Jadi Sekretaris

Saat ini, dengan semakin banyaknya bakal calon yang muncul, pentingnya netralitas ASN semakin ditekankan guna memastikan proses Pemilu berlangsung adil dan transparan. Bawaslu Salatiga berkomitmen untuk menjaga integritas dan keadilan dalam setiap tahapan Pemilu, serta siap bertindak cepat terhadap setiap pelanggaran yang ditemukan. (*)