Bukan Sekadar Magang! Undika Resmikan Praktik Profesional 40 SKS, Mahasiswa Turun Langsung ke Industri

Laporan: Ninis Indrawati

SURABAYA | SUARAGLOBAL.COM – Universitas Dinamika (Undika) Surabaya kembali membuat gebrakan. Kampus berbasis teknologi dan industri kreatif ini resmi meluncurkan program inovatif Undika X-CEL (Excellence through Career & Experiential Learning) 3+1, Kamis (12/2/2026), di Ruang Laksda Mardiono, Gedung Universitas Dinamika.

Program ini bukan sekadar magang biasa. Mahasiswa akan menjalani satu tahun penuh praktik profesional sebagai bagian integral dari kurikulum akademik mereka. Artinya, pengalaman kerja tersebut diakui secara resmi dalam sistem perkuliahan.

Peluncuran program berlangsung meriah dan penuh semangat. Selain seremoni peresmian, kegiatan juga dirangkaikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoA) bersama lebih dari 20 perusahaan mitra, serta pelepasan mahasiswa yang siap diterjunkan ke berbagai perusahaan nasional maupun multinasional.

Rektor Universitas Dinamika, Budi Jatmiko, menegaskan bahwa program ini merupakan langkah strategis untuk menjawab kebutuhan industri terhadap lulusan yang benar-benar siap kerja.

“Selama tiga tahun mahasiswa dibekali fondasi akademik dan kompetensi teknis. Di tahun keempat, mereka menjalani praktik profesional penuh selama dua semester. Ini bukan magang singkat, tetapi pengalaman kerja nyata yang diakui dalam sistem akademik,” tegasnya.

Baca Juga:  Harga TBS Sawit Mitra Plasma Riau Naik! Umur 9 Tahun Tertinggi, Petani Sambut Positif Penetapan Terbaru

Menurutnya, dunia kerja saat ini menuntut lulusan yang tidak hanya cerdas secara teori, tetapi juga matang secara praktik dan mental profesional. Karena itu, Undika berani mendesain kurikulum yang langsung bersentuhan dengan industri.

Program X-CEL 3+1 memberikan pengakuan akademik sebesar 40 SKS untuk praktik profesional yang dijalani mahasiswa selama dua semester.

Tak tanggung-tanggung, sistem pendampingannya pun dirancang serius. Mahasiswa akan mendapatkan dual mentoring, yakni bimbingan dari dosen pembimbing akademik sekaligus praktisi industri di tempat mereka bertugas.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni, Anjik Sukmaaji, menjelaskan bahwa konsep ini dirancang untuk menutup kesenjangan antara teori dan praktik.

“Kami ingin lulusan Undika benar-benar memahami ritme kerja, budaya organisasi, serta standar profesional industri sebelum mereka diwisuda,” ujarnya.

Baca Juga:  Surabaya Siap Menggebrak Porprov Jatim 2025: 1.574 Pejuang Olahraga Dilepas Cak Eri dengan Semangat Merah-Putih

Dengan skema tersebut, mahasiswa tidak hanya belajar menyelesaikan tugas, tetapi juga belajar menghadapi tekanan, target, dinamika tim, hingga problem solving di lingkungan profesional.

Menariknya, mahasiswa dapat memilih lima jalur ekselensi sesuai minat dan rencana karier mereka, yakni:

X-CEL Corporate – Bekerja di perusahaan ternama.

X-CEL Venture – Membangun dan mengembangkan startup.

X-CEL Discovery – Fokus pada riset dan inovasi.

X-CEL Society – Mendampingi digitalisasi UMKM dan pemberdayaan masyarakat.

X-CEL Global – Kesempatan kuliah dan pengalaman akademik selama satu tahun di luar negeri.

Setiap jalur dirancang untuk membentuk kompetensi berbeda, sehingga mahasiswa memiliki fleksibilitas dalam merancang masa depan profesionalnya sejak dini.

Penandatanganan kerja sama dengan puluhan perusahaan menjadi bukti keseriusan Undika membangun ekosistem pendidikan berbasis industri.

Mahasiswa yang telah lolos seleksi langsung diberangkatkan untuk menjalani praktik profesional di berbagai sektor strategis. Momentum pelepasan mahasiswa menjadi simbol bahwa dunia kampus dan dunia kerja kini semakin menyatu.

Baca Juga:  Pelantikan Pengprov PBVSI Jawa Timur Masa Bakti 2024-2028: Kapolda Jatim Dilantik Sebagai Ketua Umum

Kepala Bagian Public Relations and Marketing Universitas Dinamika, Sri Hariani Eko Wulandari, menyebut program ini sebagai daya tarik utama bagi calon mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027.

“Melalui X-CEL 3+1, mahasiswa tidak perlu khawatir menghadapi masa tunggu kerja. Mereka sudah memiliki pengalaman dan jejaring profesional bahkan sebelum lulus,” jelasnya.

Dengan peluncuran X-CEL 3+1, Undika menegaskan komitmennya sebagai kampus adaptif yang mampu menjawab tantangan zaman. Integrasi industri dalam proses pendidikan diyakini mampu mencetak lulusan yang kompetitif, berdaya saing tinggi, serta siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia usaha.

Bukan lagi sekadar teori di bangku kuliah, mahasiswa Undika kini disiapkan untuk terjun langsung, merasakan denyut dunia kerja, dan pulang sebagai profesional muda yang matang.

Langkah berani ini menandai babak baru pendidikan tinggi yang semakin selaras dengan kebutuhan industri dan Undika berada di barisan terdepan perubahan tersebut. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!