Cegah Korban Susulan, Pamapta Polres Sampang Cor Jalan Berlubang Usai Laka Maut di Imam Bonjol
Laporan: Ninis Indrawati
SAMPANG | SUARAGLOBAL.COM – Kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan ditunjukkan jajaran Polres Sampang setelah terjadinya kecelakaan lalu lintas maut di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Dalpenang, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang. Usai penanganan kecelakaan, personel Pamapta Polres Sampang langsung mengambil langkah cepat dengan menambal lubang jalan yang diduga menjadi penyebab utama insiden tragis tersebut.
Peristiwa kecelakaan terjadi pada Senin malam sekitar pukul 21.00 WIB dan mengakibatkan arus lalu lintas di Jalan Imam Bonjol sempat mengalami kemacetan. Kecelakaan melibatkan mobil Toyota Altis bernomor polisi B 1045 PET dan sepeda motor Honda Vario F 5016 FDO, yang berujung pada meninggalnya seorang pengendara motor.
Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, S.H., dalam keterangan persnya menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat mobil Toyota Altis yang dikemudikan Ach. Ro’fatulllah berupaya menghindari lubang besar yang berada di tengah jalan. Karena menghindar secara mendadak, kendaraan tersebut melaju terlalu ke kanan dan bertabrakan dengan sepeda motor Honda Vario yang dikendarai Alm. Dimas, hingga mengakibatkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.
“Pengemudi mobil menghindari lubang di tengah jalan Imam Bonjol, namun kendaraan bergerak terlalu ke kanan sehingga menabrak sepeda motor dari arah berlawanan,” terang AKP Eko Puji Waluyo.
Setelah proses olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penanganan kecelakaan selesai dilakukan oleh petugas kepolisian, Pamapta 3 Polres Sampang yang dipimpin Ipda Syaifullah berinisiatif melakukan penambalan terhadap lubang jalan tersebut. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar tidak terjadi kecelakaan lanjutan di lokasi yang sama.
Dengan dibantu Aiptu Achson Yudianto, anggota SPKT Polres Sampang, serta warga sekitar, lubang jalan ditambal menggunakan material pasir, batu kerikil, dan semen. Pemandangan tak biasa pun terlihat di lokasi, di mana sejumlah anggota Polri berseragam dinas tampak bahu-membahu mengaduk adonan semen untuk menutup lubang jalan yang berbahaya tersebut.
Usai proses penambalan, Pamapta 3 Polres Sampang juga memasang tanda peringatan berupa water barrier guna memberikan peringatan kepada pengguna jalan agar lebih waspada saat melintas di kawasan tersebut, sembari menunggu perbaikan permanen dari instansi terkait.
Kapolres Sampang AKBP Hartono, S.Pd., M.M., melalui Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo, membenarkan adanya kegiatan penambalan jalan berlubang yang dilakukan oleh anggotanya.
“Penambalan jalan berlubang dengan material cor semen ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, mengingat Jalan Imam Bonjol merupakan jalur padat yang sering dilalui kendaraan menuju Kecamatan Omben maupun Kabupaten Pamekasan via Proppo,” jelasnya.
AKP Eko Puji Waluyo juga mengungkapkan bahwa sebelum kecelakaan terjadi, pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat berupa video yang memperlihatkan kondisi lubang besar di tengah jalan tersebut.
“Sebagai langkah pencegahan, anggota Polri bersama warga sekitar melakukan pengecoran sementara sebelum dilakukan perbaikan secara menyeluruh oleh dinas terkait,” tambahnya.
Lebih lanjut, AKP Eko Puji Waluyo mewakili Kapolres Sampang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada personel Pamapta 3 Polres Sampang serta masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas, khususnya batas kecepatan di kawasan perkotaan. Apabila merasa lelah atau mengantuk, pengemudi maupun pengendara diharapkan segera mencari tempat yang aman untuk beristirahat,” pungkasnya. (*)



Tinggalkan Balasan