Kandidat Calon Bupati Buru 2024 didampingi sang istri dan Massa simpatisan melakukan pengembalian berkas di sejumlah partai politik

Laporan: Fajrin Nirwan S S

NAMLEA | SUARAGLOBAL.COM – Bakal Calon (Balon) Bupati Buru 2024, Muhamad Daniel Rigan optimis dirinya akan mengantongi rekomendasi empat partai pengusung untuk maju bertarung sebagai Calon Bupati pada perhelatan Pilkada di Kabupaten Buru.

 

Hal tersebut dengan optimis diyakini pria yang dikenal masyarakat dengan MDR ini usai dirinya melakukan agenda pengembalian berkas pendaftaran calon Bupati kepada sejumlah partai politik (Parpol) pada Selasa,(7/5/2024).

Baca Juga:  Rutan Kelas IIB Salatiga Lakukan Razia Gabungan Bersama TNI Dan POLRI Guna Menjaga Kondusifitas Keamanan Rutan

Sejumlah partai politik tersebut antara lain yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Perindo, Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P).

“Insya Allah saya akan mendapat rekomendasi dari partai PKS, Perindo, Gerindra dan PDIP,” Tegas Rigan kepada awak media. 

Baca Juga:  Telkom Witel Sumut Sukseskan Digitalisasi Universitas Sumatera Utara Melalui Proyek One Data

Pantauan awak media, Selasa (07/05/2024), sebelum melakukan agenda pengembalian berkas sebagai calon Bupati Buru Periode 2024-2029, Muhammad Daniel Rigan terlebih dahulu menuju Mesjid Tua Jami Namlea.

Disana ia melakukan ibadah sholat dhuhur kemudian dilanjutkan dengan prosesi ibadah sunnah lainnya.

Usai dari Mesjid Tua Jami Namlea, MDR yang didampingi sang istri Bella Sofhie Rigan,serta pengurus dan fungsionaris partai Nasional Demokrat menuju ke kantor sekretariat.

Baca Juga:  Kapolres Salatiga Pimpin Apel dan Cek Persenjataan, Pastikan Kesiapsiagaan Personel “Setiap Langkah Harus Dilandasi Doa dan Tanggung Jawab”

Kemudian bersama ratusan massa simpatisan  bertolak melakukan pengembalian berkas pendaftaran ke masing-masing partai yang sudah diagendakan.

Calon Bupati Buru kharismatik itu tersebut disambut hangat dan penuh prosesi yang meriah oleh ketua DPD dan fungsionaris masing-masing partai politik. (*)