Deteksi Dini Narkotika, Rutan Salatiga Gelar Tes Urine Dadakan Untuk Petugas dan WBP, Ini Jelasnya
Laporan: Wahyu Widodo
SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Salatiga kembali memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan. Pada Jumat (09/01/26), pihak rutan menggelar tes narkoba mendadak melalui pemeriksaan urine terhadap puluhan petugas dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kepala Rutan Salatiga, Anton Adi Ristanto, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk deteksi dini untuk memastikan tidak adanya peredaran maupun penggunaan narkoba di dalam rutan.
“Tes narkoba dilakukan melalui tes urine terhadap 78 warga binaan dengan perkara narkotika maupun kesehatan serta 66 orang petugas, untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan dan peredaran narkoba di Rutan Salatiga,” ujarnya.
Anton menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama seluruh elemen di Rutan Salatiga dalam mewujudkan lingkungan bebas handphone, pungli, dan narkoba (Zero Halinar).
“Alhamdulillah hasil tes urine seluruh petugas dan warga binaan negatif. Ini menjadi komitmen menjaga integritas jajaran serta dukungan terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang digaungkan Menteri Agus Andrianto serta arahan Dirjen Pemasyarakatan dalam pemberantasan narkoba,” tegasnya.
Anton juga menyampaikan bahwa tes narkoba serupa akan dilakukan secara rutin dan berkelanjutan. Selain itu, pemeriksaan kamar hunian juga akan terus dilakukan sesuai prosedur guna menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan rutan.
Selain meminimalisir potensi penyalahgunaan narkoba, Rutan Salatiga juga memperhatikan aspek kesehatan warga binaan. Pada kesempatan yang sama, pihak rutan menggandeng Dinas Kesehatan serta Puskesmas Sidorejo untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan layanan VCT guna mendeteksi risiko penyakit menular seperti HIV maupun TBC.
“Untuk menjaga kesehatan warga binaan, kami juga melakukan pemeriksaan kesehatan serta VCT secara berkala sebagai langkah antisipasi dan deteksi dini, agar kondisi kesehatan mereka terpantau dan terjaga,” pungkas Anton.
Dengan pelaksanaan tes mendadak ini, Rutan Salatiga kembali menegaskan komitmennya dalam pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan serta memastikan kondisi rutan tetap aman, tertib, dan bersih dari pengaruh barang haram. (*)


Tinggalkan Balasan