Gempur Narkoba dari Balik Jeruji! Lapas Se-Jateng Deklarasi Perang, Purwodadi Targetkan Zero Narkoba

Laporan: Wahyu Widodo

SRAGEN | SUARAGLOBAL.COM – Semangat perang terhadap narkoba menggema lantang dari halaman Lapas Kelas IIA Sragen, Kamis (12/2/2026). Seluruh jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Jawa Tengah menyatukan tekad dalam Apel Bersama dan Deklarasi Anti Narkoba, sebagai bentuk komitmen nyata mewujudkan Lapas dan Rutan bersih dari peredaran barang haram.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Hadir langsung Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Tengah, Wakil Bupati Sragen, jajaran Forkopimda Kabupaten Sragen, perwakilan BNNP Jawa Tengah, hingga para Kepala UPT Pemasyarakatan se-Jawa Tengah. Momentum tersebut menjadi simbol kuat bahwa perang melawan narkoba dilakukan secara terpadu dan tanpa kompromi.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Sragen menegaskan bahwa narkoba adalah musuh bersama yang harus diperangi secara konsisten dan terukur.

Baca Juga:  Pangdam IV/Diponegoro Tekankan Komitmen Netralitas TNI Dalam Amankan Pemilu Damai 2019

“Perang terhadap narkoba adalah harga mati. Tidak boleh ada celah, tidak boleh ada toleransi,” tegasnya di hadapan peserta apel.

Deklarasi Anti Narkoba ditandatangani seluruh Kepala UPT Pemasyarakatan Jawa Tengah. Penandatanganan itu disaksikan langsung oleh Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Tengah dan Wakil Bupati Sragen sebagai bentuk transparansi serta akuntabilitas komitmen bersama.

Momen ini menjadi penegasan bahwa komitmen bersih narkoba bukan hanya slogan, melainkan janji institusional yang harus diwujudkan dalam tindakan nyata.

Tak berhenti pada deklarasi, kegiatan dilanjutkan dengan pemusnahan barang hasil razia di lingkungan pemasyarakatan. Barang-barang terlarang yang diamankan dimusnahkan sebagai simbol keseriusan dalam pemberantasan.

Baca Juga:  Karena Tidak Suka Konvoi Motor, Tiga Pemuda Inap di Hotel Prodeo

Selain itu, jajaran pemasyarakatan juga menjalani tes urine. Langkah ini menjadi bukti bahwa upaya pencegahan dan penindakan berlaku menyeluruh, baik terhadap warga binaan maupun petugas.

BNNP Jawa Tengah turut memberikan pengarahan terkait strategi pencegahan, deteksi dini, serta pentingnya sinergi lintas instansi untuk menutup setiap celah peredaran narkoba, baik di dalam maupun di luar tembok lapas.

Salah satu pernyataan tegas datang dari Kepala Lapas Kelas IIB Purwodadi, Erik Murdiyanto. Ia menegaskan komitmen jajarannya dalam perang total melawan narkoba.

“Saya dan seluruh jajaran Lapas Purwodadi berkomitmen menyatakan perang melawan narkoba. Melalui razia rutin dan pengecekan berkala, kami pastikan Lapas Purwodadi Zero Narkoba,” tegas Erik dengan penuh keyakinan.

Baca Juga:  Keluarga Media Suaraglobal.com Berikan Ucapan Milad ke-40 untuk Kapolres Tulungagung

Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa Lapas Purwodadi tidak memberi ruang sedikit pun bagi praktik peredaran maupun penyalahgunaan narkoba.

Ditutup Sportivitas, Perkuat Soliditas

Sebagai penutup, kegiatan dirangkai dengan pertandingan Tenis Antar Karesidenan di lingkungan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Tengah. Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini mempererat silaturahmi serta membangun soliditas dan kekompakan antarpegawai pemasyarakatan.

Deklarasi ini sekaligus menjadi langkah strategis mendukung pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Dari Sragen, komitmen itu digaungkan: tembok lapas bukan tempat tumbuhnya narkoba. Jawa Tengah bersiap berdiri tegak sebagai wilayah pemasyarakatan yang bersih, berintegritas, dan bebas dari narkoba. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!