Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM — Derap langkah mantap berpadu irama ayunan pedang menghiasi halaman Mapolres Salatiga pagi ini. Dalam suasana penuh semangat dan disiplin, para Perwira Pertama (Pama) Polres Salatiga menggelar latihan rutin Pedang Pora, sebuah tradisi khas yang tidak hanya menjadi simbol kehormatan, tetapi juga sarana pengasahan kemampuan baris-berbaris tingkat tinggi, Rabu (30/07/25).

Latihan dimulai sejak pagi hari dengan antusiasme tinggi dari seluruh peserta. Setiap gerakan formasi, komando, hingga sinkronisasi ayunan pedang dilakukan secara terstruktur dan presisi. Kekompakan menjadi elemen utama yang terus ditekankan dalam setiap sesi latihan.

Baca Juga:  Respon Kilat Call Center 110, Polres Malang Gerak Cepat Bantu Warga Kepanjen Terdampak Angin Kencang

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Salatiga, AKP Samino, S.H., M.H., yang memastikan latihan berjalan disiplin dan terarah. Selain itu, kehadiran instruktur berpengalaman, AKP Sih Wiyono, S.H., M.H., turut memastikan setiap gerakan dilaksanakan dengan akurasi tinggi, mencerminkan etika dan kehormatan korps Polri.

“Pedang Pora bukan sekadar tradisi seremonial, tapi juga simbol kehormatan dan kedisiplinan. Maka latihan rutin ini penting untuk menjaga ketajaman kemampuan, kekompakan, dan sikap profesional para perwira,” ungkap AKP Sih Wiyono dalam keterangannya kepada awak media.

Baca Juga:  Silaturahmi Bersama Wartawan, Kapolres Salatiga Tegaskan Peran Media Jaga Kondusivitas Kota dan Perkuat Sinergi Informasi

Sebagai salah satu tradisi sakral di institusi kepolisian, Pedang Pora biasanya digelar dalam momentum-momentum penting seperti wisuda purna tugas, penyambutan pejabat baru, maupun upacara kenaikan pangkat. Latihan ini menjadi bagian krusial dalam mempersiapkan setiap personel agar mampu menampilkan penampilan terbaik pada acara resmi penuh khidmat tersebut.

Tak hanya melatih fisik dan teknik, latihan ini juga menanamkan nilai-nilai kejuangan, loyalitas, kehormatan, dan profesionalisme, yang menjadi pilar utama pembentukan karakter anggota Polri.

Baca Juga:  Muh Haris: Digitalisasi dan Anggaran Minim, DPR Minta Pemerintah Serius Lindungi Pekerja Migran

Melalui semangat “Presisi dan Profesionalisme”, Polres Salatiga terus berkomitmen mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya cakap dalam tugas operasional, tetapi juga memiliki integritas tinggi dan menjunjung tinggi etika korps dalam setiap tindakan.

Latihan rutin ini menjadi salah satu wujud nyata dari tekad Polres Salatiga untuk tetap menjaga warisan tradisi, sambil membentuk personel yang siap menghadapi tantangan zaman secara adaptif, terlatih, dan penuh rasa bangga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (*)