Gerak Cepat! Kapolres Salatiga Turun Langsung TKP Cek Konstruksi Roboh di Tingkir

Laporan:Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Salatiga kembali memicu insiden bangunan roboh. Kali ini terjadi di Kampung Butuh, Kutowinangun Lor, Kecamatan Tingkir, Kota Salatiga, Senin (16/02/2026). Tak menunggu lama, Kapolres Salatiga Ade Papa Rihi turun langsung melakukan pengecekan ke lokasi kejadian.

Didampingi jajaran pejabat utama, di antaranya Kasat Samapta Polres Salatiga AKP Samino, Kapolsek Tingkir Kompol Daryono, serta Danramil 16/Tingkir Kapten Cke. M. Rozani, Kapolres memastikan seluruh proses penanganan berjalan sesuai prosedur. Unsur TNI-Polri bersama perangkat kelurahan setempat juga tampak sigap berada di lokasi.

Baca Juga:  Pelarian Gagal di Hotel Mewah: Suami Selebgram Ditangkap, Hadapi Hukuman Berlapis

Suasana di lokasi terlihat dipenuhi puing material bangunan. Bagian konstruksi di dalam rumah warga yang sebelumnya direncanakan sebagai garasi dilaporkan jebol. Tanah di area dalam rumah pun ikut terdampak akibat tekanan air hujan.

Menurut penjelasan Kapolres, kejadian tersebut diduga kuat dipicu oleh curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Kondisi atap bangunan yang belum tertutup sempurna membuat air hujan menggenang dan menambah beban pada struktur bangunan.

“Diduga karena intensitas hujan cukup tinggi dan atap belum tertutup sehingga air menggenang. Beban struktur tidak mampu menahan tekanan dan akhirnya jebol,” tegas AKBP Ade Papa Rihi di sela-sela pengecekan.

Baca Juga:  Hadiah Idul Fitri 82 Narapidana Rutan Salatiga Terima Remisi Khusus dan 3 Langsung Bebas

Kapolres juga menekankan pentingnya pendataan korban serta pemeriksaan menyeluruh di lokasi kejadian. Ia memerintahkan jajarannya untuk segera menginput laporan kejadian ke dalam aplikasi pelaporan resmi yang berlaku agar proses administrasi dan penanganan dapat berjalan cepat dan akurat.

Tak hanya itu, imbauan kewaspadaan kembali disuarakan. Mengingat musim penghujan masih berlangsung dengan intensitas cukup tinggi, masyarakat yang tinggal di wilayah tebing maupun daerah rawan longsor diminta meningkatkan kewaspadaan.

“Kami minta jajaran terus memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan longsor, agar selalu waspada,” pesannya.

Baca Juga:  Gubenur Jawa Timur Khofifah Resmikan Air Bersih Klampok

Ia juga mengingatkan agar setiap proses pembangunan memperhatikan faktor keselamatan dan kekuatan struktur, terutama di musim penghujan. Perencanaan yang matang dan pengawasan teknis menjadi kunci untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Beruntung dalam peristiwa ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun kejadian tersebut menjadi pengingat keras bahwa cuaca ekstrem dan kelalaian dalam aspek konstruksi dapat berakibat fatal.

Kapolres meninggalkan lokasi setelah memastikan seluruh jajaran memahami langkah-langkah penanganan lanjutan. Aparat gabungan masih bersiaga untuk mengantisipasi potensi dampak lanjutan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!