Gerakan Banyuwangi Asri Menggema! Polresta Turun Langsung Jaga Wisata Aman dan Resik

Laporan: Ninis Indrawati

BANYUWANGI | SUARAGLOBAL.COM – Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan terasa kuat di kawasan wisata Grand Watu Dodol, Rabu (18/2/2026). Di bawah langit pesisir yang cerah, jajaran Polresta Banyuwangi Polda Jawa Timur turut ambil bagian dalam Gerakan Banyuwangi Asri, sebuah langkah konkret menghadirkan destinasi wisata yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah.

Gerakan ini bukan sekadar kegiatan simbolis. Mengusung empat pilar utama Aman, Sehat, Resik, dan Indah Banyuwangi ingin memastikan setiap sudut kawasan wisata memberikan rasa nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

Empat Pilar Banyuwangi Asri

Konsep “ASRI” memiliki makna mendalam.

Baca Juga:  Kapolsek Tallo Pimpin Penangkapan Pelaku Penganiayaan Pembusuran

Aman: menjamin keselamatan, kesehatan, dan bebas risiko.

Sehat: lingkungan higienis yang mendukung kualitas hidup.

Resik: bersih, tertib, dan disiplin dalam menjaga area publik.

Indah: estetika kawasan yang nyaman dipandang dan dinikmati.

Implementasinya dilakukan melalui aksi bersih-bersih sepanjang pesisir pantai. Sampah plastik, ranting, hingga limbah kecil yang terbawa ombak dikumpulkan bersama-sama oleh seluruh peserta.

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Bupati Banyuwangi dan didampingi jajaran Forkopimda. Apel tersebut menjadi simbol kuat sinergi lintas sektor bahwa menjaga kebersihan dan ketertiban kawasan wisata bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga:  Ekspor ke AS Dipermudah, DPRD Jatim Ingatkan UMKM: Jangan Menang di Luar, Tumbang di Rumah Sendiri!

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa kehadiran kepolisian bukan sekadar formalitas.

“Kami ingin memastikan setiap aktivitas masyarakat, termasuk di kawasan wisata, berlangsung dalam suasana aman, sehat, dan tertib. Ini bagian dari komitmen Polri untuk hadir mendukung pembangunan daerah,” tegasnya.

Menurutnya, kawasan wisata yang bersih dan tertata akan berdampak langsung pada peningkatan rasa aman, kesehatan lingkungan, serta memperkuat citra positif Banyuwangi sebagai destinasi unggulan.

Gerakan Banyuwangi Asri melibatkan berbagai unsur, mulai dari Kepolisian, TNI, stakeholder terkait, pelajar, mahasiswa, hingga kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Dengan penuh semangat, mereka menyisir garis pantai, memungut sampah, dan memastikan area pesisir tetap terjaga.

Baca Juga:  Operasi Pekat Semeru 2025: Polres Nganjuk Tangkap Empat Pengedar Sabu, Jaringan Lebih Besar Diburu

Kolaborasi ini menunjukkan bahwa keamanan dan kebersihan adalah dua sisi yang tak terpisahkan. Lingkungan yang terawat mencerminkan kedisiplinan masyarakat sekaligus menjadi fondasi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Banyuwangi.

Melalui gerakan ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif bahwa menjaga kebersihan bukan hanya soal estetika, melainkan investasi jangka panjang bagi pariwisata dan kesejahteraan daerah.

Banyuwangi pun kembali menegaskan diri sebagai daerah yang tak hanya kaya destinasi, tetapi juga kuat dalam komitmen menjaga lingkungan tetap aman dan resik. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!