Hujan Deras Picu Longsor di Sidorejo, AKBP Ade Papa Rihi Pastikan Bantuan Mengalir, Kapolres Salatiga Siap Koordinasi Relokasi Warga

Laporan: Wahyu Widodo

SALATIGA | SUARAGLOBAL.COM – Hujan deras yang mengguyur Kota Salatiga memicu bencana tanah longsor di wilayah Domas, Kecamatan Sidorejo, Senin (16/02/2026). Luapan air dari Kali Sidawung menggerus struktur tanah di sekitar permukiman warga hingga menyebabkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan.

Tak menunggu lama, Kapolres Salatiga, Ade Papa Rihi, turun langsung ke lokasi terdampak. Dengan didampingi jajaran Polsek setempat dan perangkat kelurahan, ia memastikan kondisi warga sekaligus melakukan koordinasi cepat di lapangan.

Longsor terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut selama beberapa jam. Derasnya arus air membuat Kali Sidawung meluap dan menghantam sisi permukiman. Tembok pembatas rumah warga dilaporkan jebol, sementara beberapa bagian tanah ambrol dan retak, memicu kekhawatiran akan longsor susulan.

Baca Juga:  Pabrik Kecap Terbakar Hebat Dilalap Sijago Merah di Donokerto Surabaya, 14 Mobil Damkar Dikerahkan

“Kami hadir untuk memastikan keselamatan warga dan memberikan dukungan moril maupun bantuan yang dibutuhkan. Apabila kondisi tanah dinilai membahayakan, kami siap berkoordinasi dengan instansi terkait untuk langkah relokasi demi keselamatan warga,” tegas AKBP Ade Papa Rihi di sela peninjauan.

Dalam kunjungannya, Kapolres juga menyerahkan bantuan sosial kepada warga terdampak. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang tengah menghadapi situasi sulit akibat bencana alam.

Baca Juga:  Misteri Perahu Tanpa Awak Terungkap, Nelayan Asal Bawen Ditemukan Meninggal di Kali Tuntang Rawa Pening 

Tak hanya fokus pada penanganan darurat, Kapolres menekankan pentingnya sinergi lintas sektor. Ia menyebut, respons cepat dan kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan unsur terkait menjadi kunci untuk meminimalkan dampak bencana.

Warga Domas menyambut baik kehadiran Kapolres dan rombongan. Mereka merasa lebih tenang dengan adanya perhatian langsung dari aparat kepolisian. Namun demikian, harapan akan solusi jangka panjang pun mengemuka, terutama untuk mencegah bencana serupa terulang saat musim hujan tiba.

Baca Juga:  Operasi Zebra Semeru 2025 Dimulai: Polres Pasuruan Kerahkan Satgas Lengkap, Tekan Pelanggaran Demi Jalan Raya yang Lebih Aman

Saat ini, situasi di lokasi terpantau aman dan berada dalam pengawasan aparat bersama instansi terkait. Petugas terus memantau potensi pergerakan tanah susulan, mengingat intensitas hujan di wilayah Salatiga masih cukup tinggi.

Polres Salatiga pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem. Jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah, retakan dinding, atau kondisi berbahaya lainnya, warga diminta segera melapor agar penanganan cepat dapat dilakukan.

Bencana boleh datang tanpa aba-aba, namun kesiapsiagaan dan solidaritas menjadi benteng utama menjaga keselamatan bersama. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!