Ida Nurul Farida Serap Aspirasi Guru Getasan, Tekankan Regenerasi Bangsa Lewat Penguatan Dunia Pendidikan

Laporan: Wahyu Widodo

KAB SEMARANG — Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ida Nurul Farida, menggelar kegiatan reses di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, pada Selasa (21/10/2025). Agenda tersebut menjadi wadah bagi Ida untuk menyerap aspirasi ratusan guru dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Dalam kegiatan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu, Ida Nurul Farida menegaskan komitmen PKS dalam memperjuangkan kesejahteraan guru dan peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Tengah. Menurutnya, dunia pendidikan memegang peran vital dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang berkarakter kuat dan mampu bersaing di era modern.

Baca Juga:  Polres Boyolali Matangkan Kesiapan Operasi Mantap Praja 2024 dengan Latihan Prasispam Kota di Alun-Alun Kidul

“PKS hadir untuk berkhidmat kepada masyarakat. Kami akan terus memperjuangkan aspirasi para guru dan tenaga pendidik agar pendidikan di Jawa Tengah semakin maju,” ujar Ida dalam sambutannya disambut tepuk tangan peserta reses.

Ia juga menyoroti pentingnya regenerasi kepemimpinan bangsa yang berakar dari pendidikan berkualitas. Menurutnya, guru memiliki peran besar dalam membentuk moral, semangat kebangsaan, serta kemampuan berpikir kritis siswa sebagai calon pemimpin masa depan.

“PKS tetap eksis karena ditopang oleh kekuatan kader dan dukungan masyarakat. Keduanya harus sejalan dengan upaya menyiapkan generasi muda yang tangguh dan berintegritas,” Imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPC PKS Kecamatan Getasan, Supriyanto, menyampaikan apresiasi atas perhatian Ida Nurul Farida terhadap dunia pendidikan di wilayahnya. Ia menilai, kehadiran legislator PKS tersebut memberi semangat baru bagi para guru untuk terus berjuang dan berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Baca Juga:  Remaja Tangguh, Masa Depan Cerah: Polres Tanjungperak Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Kenakalan Remaja

“Kami berharap dukungan dan sinergi ini terus berlanjut, agar PKS semakin kuat dalam mengemban amanah masyarakat,” ujar Supriyanto.

Dalam sesi dialog terbuka, Ketua PGRI Kecamatan Getasan, Sutrimo, menyampaikan aspirasi penting terkait perlindungan hukum bagi guru dalam menjalankan tugasnya. Ia menyinggung fenomena kasus kekerasan terhadap guru yang sempat viral di SMA Cimarga, dan menegaskan bahwa tenaga pendidik membutuhkan perlindungan nyata dari negara.

Baca Juga:  Polres Bangkalan Raih Predikat Pelayanan Publik Terbaik dari Ombudsman RI Tahun 2024

“Kami berharap tidak ada lagi kasus serupa dengan yang viral di SMA Cimarga. Guru harus mendapatkan perlindungan dalam menjalankan amanah mendidik,” tegas Sutrimo.

Selain soal perlindungan hukum, para guru juga menyampaikan aspirasi mengenai peningkatan kesejahteraan, pemerataan fasilitas pendidikan di daerah terpencil, serta penguatan karakter siswa di era digital.

Kegiatan reses yang berlangsung di aula pertemuan Kecamatan Getasan tersebut ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama para guru. Kehangatan dan antusiasme peserta menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara wakil rakyat dan insan pendidikan sangat dibutuhkan demi kemajuan dunia pendidikan di Jawa Tengah. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!