Klaim JKN Makin Aman! RSUD dr. Iskak Matangkan Koding INA-CBGs dan iDRG, Tegaskan Nol Fraud
Laporan: Ninis Indrawati
TULUNGAGUNG | SUARAGLOBAL.COM – Komitmen menjaga transparansi dan akurasi pelayanan kesehatan terus diperkuat RSUD dr. Iskak Tulungagung. Rumah sakit rujukan regional ini menggelar Workshop Koding INA-CBGs dan iDRG di Ruang Auditorium IDIK, Senin (2/2/2026), sebagai langkah strategis mengoptimalkan proses klaim Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang akurat, efisien, dan bebas praktik fraud.
Workshop tersebut dibuka langsung oleh Direktur RSUD dr. Iskak, dr. Zuhrotul Aini, Sp.A., M.Kes, yang menegaskan bahwa rekam medis memiliki peran krusial, tidak hanya sebagai bukti sah pelayanan medis, tetapi juga sebagai fondasi utama dalam administrasi klaim kesehatan.
“Rekam medis bukan sekadar catatan, tetapi menjadi dasar utama setiap klaim. Pengisian dokumen yang lengkap, tepat, dan sesuai standar akan memastikan hak pasien terpenuhi secara transparan,” tegas dr. Zuhrotul Aini di hadapan peserta.
Kegiatan ini diikuti secara serius oleh jajaran manajemen rumah sakit, pejabat struktural, dokter penanggung jawab pelayanan (DPJP), tenaga kesehatan, petugas koding, hingga tim verifikator. Seluruh peserta dibekali pemahaman teknis mendalam terkait sistem INA-CBGs dan iDRG agar proses klaim berjalan sesuai regulasi dan standar nasional.
Workshop dipandu oleh fasilitator nasional, Gandi Agusniadi, BBA., SE., C.DCAP, yang dikenal berpengalaman dalam tata kelola klaim dan sistem pembiayaan kesehatan. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya sinergi antara tenaga medis dan tim administrasi agar tidak terjadi kesalahan koding yang berpotensi merugikan rumah sakit maupun peserta JKN.
Beberapa fokus utama yang menjadi perhatian dalam workshop ini meliputi:
Ketepatan Diagnosa, guna mencegah klaim tertunda atau dikembalikan.
Pencegahan Fraud, dengan memastikan seluruh proses klaim dilakukan secara jujur, akurat, dan sesuai aturan.
Peningkatan Standar Mutu, melalui penguatan kompetensi seluruh tim dalam pengelolaan sistem koding rumah sakit.
Melalui kegiatan ini, RSUD dr. Iskak berharap berbagai kendala teknis dalam pengajuan klaim dapat diminimalkan, sehingga proses administrasi menjadi lebih cepat dan efisien. Dampaknya, pelayanan kepada pasien pun dapat berjalan lebih optimal tanpa hambatan administratif.
“Saya berharap seluruh peserta mampu menerapkan standar mutu tinggi dalam setiap proses. Semoga langkah ini membawa perlindungan, kelancaran, dan kepercayaan publik terhadap pelayanan kesehatan yang kami berikan,” pungkas dr. Zuhrotul Aini.
Dengan penguatan sistem koding dan komitmen zero fraud, RSUD dr. Iskak menegaskan posisinya sebagai rumah sakit yang menjunjung tinggi profesionalisme, integritas, dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat. (*)


Tinggalkan Balasan