Latihan 12 Gerakan Sakti, Supeltas Sukun Makin Profesional dan Humanis
Laporan: Ninis Indrawati
MALANG KOTA | SUARAGLOBAL.COM – Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas tak hanya dilakukan oleh personel berseragam. Satlantas Polresta Malang Kota Polda Jatim juga menggandeng masyarakat melalui pembinaan Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas (Supeltas).
Sebanyak 11 Supeltas binaan Polsek Sukun digembleng dalam pelatihan khusus yang digelar di Mako Polsek Sukun, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif dan preemtif dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2026.
Pelatihan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan upaya nyata memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kota Malang.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kapolsek Sukun, Kompol Riyan Wahyuningtiyas, yang didampingi Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Rio Angga. Materi pembinaan kemudian disampaikan langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu Juana Gita.
Tak hanya teori di ruang kelas, para Supeltas juga diterjunkan langsung ke halaman depan Polsek Sukun untuk praktik 12 gerakan dasar pengaturan lalu lintas. Latihan dipandu anggota Unit Kamsel Satlantas dengan penuh ketelitian dan kedisiplinan.
Mulai dari sikap tampang, etika pelayanan kepada pengguna jalan, hingga teknik pengaturan arus kendaraan, semuanya dibedah secara detail.
Kompol Riyan menegaskan, keberadaan Supeltas sangat membantu terutama di titik-titik rawan kepadatan dan kemacetan.
“Dengan pembinaan berkelanjutan, Supeltas bisa menjadi perpanjangan tangan Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” tegasnya.
Menurutnya, peningkatan kemampuan dan disiplin Supeltas menjadi kunci agar pengaturan lalu lintas semakin tertib, aman, dan tetap humanis.
Senada dengan itu, Kasatlantas Polresta Malang Kota AKP Rio Angga menekankan bahwa pembinaan Supeltas tidak akan berhenti di wilayah Sukun saja.
“Kami akan terus melakukan pembinaan secara rutin oleh Unit Kamsel Satlantas agar kualitas Supeltas semakin profesional di seluruh jajaran,” jelasnya.
Sementara itu, Iptu Juana Gita menjelaskan bahwa pelatihan difokuskan pada peningkatan pemahaman tugas serta keterampilan praktis di lapangan.
“Materi kami berikan mulai dari etika pelayanan hingga praktik 12 gerakan pengaturan lalu lintas. Tujuannya agar Supeltas bekerja lebih terarah, aman, dan sesuai standar keselamatan,” terangnya.
Ia berharap, pembinaan yang matang dapat meminimalkan potensi kecelakaan serta kemacetan, sekaligus mendukung langkah preventif Polri selama Operasi Keselamatan Semeru 2026.
Sebagai bentuk apresiasi, Satlantas Polresta Malang Kota bersama Polsek Sukun juga menyerahkan rompi keselamatan dan paket sembako kepada para Supeltas.
Langkah ini sekaligus menjadi simbol penguatan kemitraan antara aparat kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan budaya berlalu lintas yang aman, tertib, dan berorientasi pada keselamatan.
Dengan pembinaan berkelanjutan, Supeltas diharapkan bukan hanya menjadi pengatur lalu lintas sukarela, tetapi juga agen keselamatan jalan yang turut menjaga kondusivitas Kamtibmas di seluruh wilayah Kota Malang. (*)


Tinggalkan Balasan