Luar Biasa! Pasuruan Catat Nol Macet dan Nol Laka Selama Mudik Lebaran 2026, Tuai Apresiasi
Laporan: Ninis Indrawati
PASURUAN | SUARAGLOBAL.COM – Kabar menggembirakan datang dari arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 di Kabupaten Pasuruan berlangsung sukses total tanpa hambatan berarti. Bahkan, capaian luar biasa berhasil ditorehkan: nol kemacetan dan nol kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pemudik.
Keberhasilan ini menjadi sorotan tersendiri, mengingat lonjakan mobilitas masyarakat saat Lebaran biasanya identik dengan kepadatan kendaraan hingga risiko kecelakaan di berbagai titik rawan.
Kapolres Pasuruan, Harto Agung Cahyono, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menjaga kelancaran dan keamanan selama operasi berlangsung.
“Terima kasih kepada seluruh pihak dan masyarakat yang sudah mendukung terlaksananya Operasi Ketupat Semeru 2026 di Kabupaten Pasuruan,” ujarnya, Sabtu (28/03/2026).
Menurut data kepolisian, seluruh jalur utama maupun jalur alternatif di wilayah Kabupaten Pasuruan terpantau lancar tanpa kemacetan signifikan. Tidak hanya itu, angka kecelakaan lalu lintas pun berhasil ditekan hingga titik nol, khususnya yang menimbulkan korban dari kalangan pemudik.
Tak hanya jalur transportasi utama, arus kendaraan menuju kawasan wisata juga terpantau aman dan terkendali. Masyarakat yang memanfaatkan libur Lebaran untuk berwisata dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa gangguan berarti.
Situasi kondusif ini tak lepas dari kerja keras aparat gabungan yang siaga penuh selama masa operasi. Sinergi antara kepolisian, TNI, dinas perhubungan, tenaga kesehatan, hingga relawan menjadi kunci utama keberhasilan pengamanan.
Di sisi lain, kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas juga menjadi faktor penting. Tertib berkendara, disiplin mengikuti rambu, serta menjaga keselamatan menjadi budaya yang turut mendorong terciptanya arus mudik yang aman dan lancar.
Operasi Ketupat Semeru 2026 di Pasuruan pun menjadi contoh sukses penanganan arus Lebaran, sekaligus bukti bahwa kolaborasi antara aparat dan masyarakat mampu menciptakan perjalanan mudik yang nyaman, aman, dan bebas dari insiden. (*)





Tinggalkan Balasan