Maknai Kesetaraan, Pemkab Sidoarjo Salurkan 27 Alat Bantu Dengar untuk Perkuat Akses Komunikasi Penyandang Tuna Rungu

Laporan: Ninis Indrawati

SIDOARJO | SUARAGLOBAL.COM — Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kembali mempertegas komitmennya dalam mendukung pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. Pada Senin pagi (24/11/2025), sebanyak 27 alat bantu dengar resmi diserahkan kepada para penyandang tuna rungu dalam sebuah acara yang digelar di kantor Dinas Sosial (Dinsos) Sidoarjo.

Penyerahan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, didampingi Plt. Kepala Dinas Sosial, Dedi Irwanto. Kehadiran para pejabat ini menandai pentingnya program tersebut sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kualitas hidup warga yang memiliki keterbatasan pendengaran.

Baca Juga:  Kasus Korupsi Dana Desa Kradinan: Satu Tersangka Dilimpahkan ke Kejari, Satu Lagi Masih Buron

Dalam sambutannya, Wabup Mimik menyampaikan bahwa program ini bukan sekadar penyaluran bantuan rutin, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah terhadap kelompok rentan yang membutuhkan dukungan khusus.

“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen untuk terus hadir bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan pendengaran. Kami berharap alat bantu dengar ini dapat membuka ruang komunikasi yang lebih luas dan meningkatkan kualitas hidup mereka,” ungkapnya.

Wabup yang akrab disapa Mak Mimik tersebut juga menyoroti pentingnya dukungan keluarga dan pendampingan berkelanjutan, terutama bagi anak-anak penerima bantuan. Menurutnya, alat bantu dengar memiliki peran besar dalam perkembangan bahasa, proses belajar, serta interaksi sosial anak.

Baca Juga:  Remisi Kemerdekaan di Rutan Salatiga: 3 Warga Binaan Hirup Udara Bebas di Hari Proklamasi

Sementara itu, Plt. Kepala Dinsos Sidoarjo, Dedi Irwanto, menjelaskan bahwa penyaluran alat bantu dengar tahun ini didasarkan pada proses pendataan dan asesmen yang dilakukan oleh bidang rehabilitasi sosial. Setiap penerima telah melalui pemeriksaan kebutuhan agar bantuan tepat sasaran dan dapat digunakan secara optimal.

“Total ada 27 warga yang menerima bantuan tahun ini. Kami sudah melakukan asesmen langsung untuk memastikan alat yang diberikan sesuai kebutuhan masing-masing individu. Tahun depan, pendataan akan dilakukan lebih awal agar cakupan penerima bisa lebih luas,” terang Dedi.

Baca Juga:  Polisi Siswa Tanjung Perak: Gagas Gerakan Anti-Bullying untuk Ciptakan Sekolah Ramah Anak

Program alat bantu dengar ini diharapkan mampu membantu penerima dalam menjalani aktivitas harian, mengurangi hambatan komunikasi, serta memperkuat kesempatan mereka dalam dunia pendidikan, pekerjaan, hingga lingkungan sosial.

Pemkab Sidoarjo menegaskan bahwa strategi pemberdayaan penyandang disabilitas akan terus ditingkatkan, baik melalui program bantuan, pelatihan, maupun pendampingan. Upaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk mewujudkan Sidoarjo sebagai kabupaten yang inklusif dan ramah bagi seluruh warganya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!