Foto: (Kiri ke Kanan) Mujo Sigit Kuniarso Ketua LSM Gerak

Ungaran, beritaglobal.net – Siapa yang tidak kenal dengan obyek wisata Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Selain di kenal dengan kelengkengnya, di kawasan ini juga membahana bisnis esek-esek.

Baca Juga:  Miniatur Nusakambangan Jadi Target! Lapas Purwodadi Lantik Pejabat Baru, Kalapas Tekankan Inovasi dan Layanan Humanis

Kamis (09/11/2017), team beritaglobal.net berkunjung ke kantor LSM Gerak yang berkantor di Jalan Kendali Sodo No. 1 Mlilir, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Ketua LSM Gerak Mujo Sigit Kuniarso mengatakan bila banyak praktek prostitusi terselubung di kawasan Bandungan.

Baca Juga:  Tiga Hari Pencarian, Korban Hanyut di Sungai Sampean Baru Akhirnya Berhasil Ditemukan di Bendungan Tapen

Dituturkan oleh Mujo, “Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang tidak berdaya mengatur dan mentertibkan wisata esek – esek terselubung di wilayah Bandungan.”
Di duga banyak “upeti” mengalir ke dinas terkait dalam penataan wilayah wisata Bandungan.

Baca Juga:  Srikandi Polres Salatiga Bagikan Brosur Himbauan Keselamatan Berlalu Lintas Kepada Pengendara Bermotor Dan Masyarakat Dengan Slogan "Keselamatan Berlalulintas Yang Utama dan Pertama".

Mujo menjelaskan lebih lanjut, “setiap kegiatan, mulai dari parkir, cafe, pemandu lagu (PL), hotel, semua memberikan upeti kepada dinas terkait.”

Kondisi ini sungguh memprihatinkan, dimana banyak lokasi prostitusi ditutup, justru ini dibiarkan. (BG-007)

Editor: Agus Subekti