Mas Ibas Gaspol Ketahanan Pangan! Gapoktan Ngawi Jadi Prioritas, Petani Diminta Naik Kelas

Laporan: Budi Santoso

NGAWI | SUARAGLOBAL.COM – Komitmen memperkuat sektor pertanian kembali ditegaskan Anggota DPR RI Dapil VII Jawa Timur, Edy Baskoro Yudhoyono. Dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Ngawi, pria yang akrab disapa Mas Ibas ini memprioritaskan pengembangan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) agar semakin maju dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani.

Kunjungan tersebut menyasar tiga lokasi berbeda dengan agenda utama sosialisasi ketahanan pangan kepada para ketua Gapoktan se-Kabupaten Ngawi.

Bertempat di Nata Azana Hotel Ngawi, Mas Ibas menggelar pertemuan bersama para ketua Gapoktan dan Ketua P3A se-Kabupaten Ngawi. Hadir pula anggota DPRD Ngawi dari Fraksi Demokrat, Haris Agus Susilo, serta Ropiq selaku Ketua Gapoktan dan Ketua P3A.

Dalam sambutannya, Mas Ibas menekankan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah dan petani untuk memperkuat ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Baca Juga:  Tiga Pilar Simokerto Jaga Ketat Pengiriman Logistik Pilkada 2024

“Ramadan ini kita mengusung tema Menguatkan Negeri: Petani Kuat, Pangan Berdaulat, Rakyat Sejahtera. Jika petani kuat, maka bangsa ini juga kuat,” tegasnya.

Ia mengajak para pengurus Gapoktan agar tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga meningkatkan kapasitas manajemen, distribusi, hingga akses terhadap program pemerintah.

Dialog berlangsung dinamis. Salah satu perwakilan Gapoktan dari wilayah Ngawi Timur menyampaikan kebutuhan mendesak berupa alat pengering (dryer) untuk menjaga kualitas hasil panen, terutama saat musim hujan.

Tak hanya itu, persoalan distribusi pupuk dan stabilitas harga hasil panen juga menjadi perhatian utama.

“Kami berharap pupuk tidak terlambat dan harga hasil panen bisa stabil,” ujar perwakilan petani.

Mas Ibas menyatakan siap memperjuangkan aspirasi tersebut agar dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme yang ada.

Baca Juga:  Baru Sebulan Bebas, Dua Residivis Curanmor Nekat Curi HP, Dibekuk Polsek Sukomanunggal

Tak berhenti di ruang pertemuan, Mas Ibas juga turun langsung meninjau SPPG, MBG, serta kondisi irigasi di Desa Kawu, Kecamatan Kedunggalar.

Kehadirannya disambut antusias ratusan warga, terutama ibu-ibu yang sejak pukul 15.00 WIB telah menunggu untuk bersalaman dan berfoto bersama.

Suharni, warga Desa Kawu, mengaku bangga bisa bertemu langsung dengan putra Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono kepada Suaraglobal.com.

“Senang sekali, beliau mau datang langsung melihat kondisi kami,” tuturnya.

Rangkaian kunjungan dilanjutkan ke Pondok Pesantren Sarifatul Ulum di Dusun Katerban, Desa Sekaralas, Kecamatan Widodaren.

Di pondok pesantren yang dipimpin Gus Muhamad Noval Alhaidat tersebut, Mas Ibas berbuka puasa bersama para santri, melaksanakan salat Magrib berjamaah, sekaligus menyalurkan ratusan paket sembako, sarung, dan mukena kepada warga sekitar.

Baca Juga:  DPRD Jawa Timur Tinjau Kesiapan Polresta Malang Kota dalam Pengamanan Pilkada 2024

Momentum Ramadan dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi sekaligus bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.

Haris Agus Susilo menilai langkah Mas Ibas sudah tepat karena langsung menyentuh kebutuhan petani.

Menurutnya, berbagai kebutuhan petani yang belum terpenuhi harus segera diajukan dan diperjuangkan agar pertanian Ngawi semakin maju.

Rangkaian kunjungan di tiga lokasi ini membawa energi positif bagi masyarakat. Antusiasme warga terlihat jelas, terutama yang ingin bertemu langsung dengan Mas Ibas.

Dengan fokus pada penguatan Gapoktan, diharapkan pertanian Ngawi semakin modern, produktif, dan mampu menjaga kedaulatan pangan.

Mas Ibas pun menegaskan bahwa petani adalah ujung tombak bangsa. Ketika petani kuat, maka rakyat sejahtera dan negeri semakin berdaulat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
error: Content is protected !!