Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » EKONOMI & KEUANGAN » Menggali Lebih Dalam Strategi Sukses Dunia Media Digital. Maxy Academy Hadirkan Ferry Bayu, Sang Visioner di Balik Vritimes

Menggali Lebih Dalam Strategi Sukses Dunia Media Digital. Maxy Academy Hadirkan Ferry Bayu, Sang Visioner di Balik Vritimes

  • account_circle Redaksi SG
  • calendar_month Rab, 6 Nov 2024
  • comment 0 komentar

 

preview

MAXY Academy menggelar talkshow Maxy Talk pada 31 Oktober 2024 dengan tema Mastering Media Outreach bersama Ferry Bayu, CEO dan Co-Founder Vritimes

Surabaya, 1 November 2024 — Seperti kata pepatah, ‘Kesuksesan adalah hasil dari persiapan, kerja keras, dan belajar dari kegagalan.’ Inilah yang dibuktikan oleh Ferry Bayu, CEO dan Co-Founder Vritimes, yang berbagi kisah inspiratif dan strateginya dalam membangun media outreach padadiskusi eksklusif bertajuk “Mastering Media Outreach” dalam seri webinar Maxy Talk. Acara yang diselenggarakan pada Kamis, 31 Oktober 2024 ini menghadirkan Ferry Bayu, sebagai pembicara utama yang dipandu langsung oleh Isaac Munandar, CEO dan Co-Founder Maxy Academy.

Webinar yang berlangsung selama satu jam ini mengupas perjalanan inspiratif Ferry Bayu dalam membangun perusahaan media Vritimes, yang kini dikenal luas di kalangan startup dan perusahaan besar Indonesia sebagai penyedia solusi distribusi press release yang efisien. Dalam sesi tersebut, Ferry berbagi pengalaman bagaimana ia menavigasi tantangan di dunia profesional, yang penuh persaingan (red ocean), hingga akhirnya berhasil menonjol di ranah digital yang lebih inovatif (blue ocean).

Perjalanan Penuh Perjuangan Menuju Kesuksesan

Dalam pembukaannya, Ferry memulai kariernya dengan latar belakang yang jauh dari dunia media. Ia lulus dari Universitas Pelita Harapan (UPH) dengan jurusan Manajemen pada tahun 2006 dengan IPK 2,69, sebuah angka yang menurutnya “tidak menonjol”. Namun, nilai akademis yang standar ini tidak memadamkan semangatnya untuk berkembang.

Karir pertamanya dimulai di bidang ekspor di perusahaan Surya Aditya Fortuna, di mana ia bekerja selama tiga tahun dan berhasil dipromosikan menjadi asisten manajer ekspor. Tidak puas dengan hanya bekerja di bidang yang stagnan, Ferry beralih menjadi seorang wirausahawan dan mendirikan usaha peternakan ayam kampung. Ia berusaha menembus pasar modern dengan menjual produk langsung ke ritel besar. Meski sempat mendapat klien, tantangan logistik dan biaya yang tinggi memaksanya menutup usaha tersebut. Setelah menghadapi kegagalan dan belajar dari pengalaman, Ferry melanjutkan usaha keluarga di bidang logistik dan manajemen impor. Namun, ia merasa bisnis ini penuh persaingan (red ocean) dan ingin beralih ke sektor dengan potensi inovasi yang lebih besar (blue ocean). Ia mulai menjajaki dunia teknologi dan media, meskipun saat itu ia tidak memiliki pengalaman di bidang tersebut.

Ferry menekankan pentingnya memiliki keinginan kuat untuk terus belajar, bahkan jika harus memulai dari nol. Ia mengungkapkan, “Di Vritimes, kami menyediakan layanan distribusi press release yang mempermudah perusahaan dalam menjangkau jurnalis, suatu inovasi yang lahir dari pemahaman saya akan kebutuhan dan celah di pasar.”

Mengatasi Tantangan Mental dan Membangun Koneksi

(dari kiri ke kanan) Ferry Bayu (CEO dan Co-Founder Vritimes) dan Isaac Munandar (CEO dan Co-Founder MAXY Academy)
(dari kiri ke kanan) Ferry Bayu (CEO dan Co-Founder Vritimes) dan Isaac Munandar (CEO dan Co-Founder MAXY Academy)

Topik seputar ketahanan mental dan bagaimana mengelola stres dalam membangun karier juga menjadi sorotan. Ferry berbagi bahwa ia, seperti banyak profesional lainnya, pernah menghadapi tekanan besar. “Kuncinya adalah tidak menyerah dan fokus pada pengembangan diri. Jangan jadikan pendapat negatif sebagai penghalang; gunakan itu sebagai motivasi untuk maju,” ujarnya.

Selain itu, Ferry memberikan tips praktis bagi para peserta yang ingin memperkuat jaringan profesional mereka. “Networking adalah investasi. Datanglah ke acara-acara terkait industri, kenali orang-orang di bidang yang relevan, dan jangan takut memulai percakapan,” imbuhnya. Menariknya, Ferry mengakui bahwa meskipun ia seorang introvert, upaya untuk memperluas jejaring sosial telah membuka banyak peluang baru.

Dari Profesional Hingga Mahasiswa: Pentingnya Resiliensi dan Keberanian Melangkah

Isaac Munandar, yang turut mengarahkan jalannya diskusi, menyoroti relevansi topik yang dibahas untuk generasi muda. “Cerita Ferry adalah contoh nyata bahwa perjalanan karier penuh liku dan usaha yang konsisten akan membuahkan hasil. Ini adalah pelajaran berharga tentang resiliensi, yang sangat dibutuhkan di dunia kerja saat ini,” kata Isaac.

Sesi tanya jawab interaktif juga menghidupkan diskusi dengan pertanyaan-pertanyaan tentang cara efektif melakukan follow up setelah wawancara kerja, pentingnya membangun portofolio menulis, dan strategi networking bagi individu introvert. Ferry menjelaskan pentingnya menunjukkan inisiatif dengan mengirimkan follow up melalui email yang memberikan nilai tambah, seperti insight dan saran setelah sesi wawancara.

Penutup yang Memotivasi

Acara Maxy Talk ini ditutup dengan ajakan dari Isaac agar para peserta terus membangun keterampilan dan semangat pantang menyerah. “Setiap kegagalan adalah pembelajaran yang memperkuat kita,” tegas Isaac.

Ferry Bayu pun menyampaikan pesannya, “Jangan pernah berhenti belajar dan tetap beradaptasi. Kita tidak tahu kapan kesuksesan akan datang, tapi jika kita terus berusaha, kita akan mendekatinya.”

Webinar ini meninggalkan kesan mendalam bagi ratusan peserta, baik profesional maupun mahasiswa, yang kini lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja. Maxy Academy berkomitmen untuk terus menghadirkan sesi-sesi inspiratif serupa demi memupuk generasi yang tidak hanya berpengetahuan luas, tetapi juga tangguh dalam mengatasi tantangan.

Tentang Maxy Academy
Maxy Academy adalah lembaga pendidikan teknologi yang berfokus pada pengembangan AI dan blockchain. Maxy Academy bertujuan menciptakan ekosistem pembelajaran Digital Skills dan Entrepreneurship yang memungkinkan mahasiswa untuk sertifikasi upskilling dan penempatan magang.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES
  • Penulis: Redaksi SG

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lakon Wayang Kulit Banjaran Gatotkaca, Isi Acara Puncak Sedekah Dusun Plakaran Tuntang

    Lakon Wayang Kulit Banjaran Gatotkaca, Isi Acara Puncak Sedekah Dusun Plakaran Tuntang

    • calendar_month Sen, 6 Agu 2018
    • account_circle Redaksi SG
    • 0Komentar

    Pagelaran wayang kulit dengan lakon Banjaran Gatotkaca, oleh dalang Ki Wartoyo dari Solo, menjadi puncak acara Sedekah Dusun Plakaran, Desa Karanganyar, Kecamatan Tuntang, Minggu (05/08/2018).  Ungaran, beritaglobal.net – Pelestarian budaya leluhur menjadikan tradisi sedekah (merti) dusun, masih tetap dilestarikan warga masyarakat Dusun Plakaran, Desa Karanganyar, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Minggu (05/08/2018). Sebelum terselenggara acara pagelaran […]

  • Maksimalkan Potensi Digital Anda: Strategi Unggul dalam Mengelola Website Perusahaan

    • calendar_month Sel, 4 Feb 2025
    • account_circle Redaksi SG
    • 0Komentar

    Di era digital yang semakin kompetitif, memiliki website perusahaan yang profesional bukan lagi sekadar pilihan, melainkan suatu keharusan. Website bukan hanya etalase online bagi bisnis Anda, tetapi juga sarana untuk membangun kredibilitas, meningkatkan penjualan, serta memperluas jangkauan pasar. Berikut adalah beberapa strategi unggul dalam mengelola website perusahaan agar mampu memaksimalkan potensi digital bisnis Anda. 1. […]

  • Benarkah Bitcoin Sudah Terlalu Mahal? Indikator Ini Mengungkap Faktanya!

    • calendar_month Sab, 26 Okt 2024
    • account_circle Redaksi SG
    • 0Komentar

    Harga Bitcoin (BTC) sering kali menjadi topik diskusi hangat di dunia cryptocurrency. Salah satu pertanyaan yang sering muncul adalah apakah saat ini harga Bitcoin sudah terlalu tinggi? Untuk menjawab hal ini, kita bisa melihat indikator yang disebut Adjusted Spent Output Profit Ratio (aSOPR), yang mencatatkan nilai 1,01 dalam pergerakan rata-rata 150 hari terakhir. Mengenal Indikator […]

  • Gastronomi Festival Cinta Produk Lokal : Visi 2020 Kecamatan Jambu Miliki Produk Kopi Olahan Sendiri

    Gastronomi Festival Cinta Produk Lokal : Visi 2020 Kecamatan Jambu Miliki Produk Kopi Olahan Sendiri

    • calendar_month Ming, 28 Okt 2018
    • account_circle Redaksi SG
    • 0Komentar

    Pembukaan Gastronomi Festival Cinta Produk Lokal bertajuk ‘Ayo Bangga Mengkonsumsi Kopi Kita Sendiri, di halaman Kantor Kecamatan Jambu, Sabtu (27/10/2018). (Foto: Dok. Pendim 0714/Salatiga) Ungaran, Beritaglobal.net – Pemerintah Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, menggelar acara unik bertajuk ‘Ayo Bangga Mengkonsumsi Kopi Kita Sendiri’, Sabtu (27/10/2018), malam, di halaman Kantor Kecamatan Jambu. Acara ini bersifat perlombaan yang […]

  • Ribuan Guru JSIT Jawa Tengah Ikuti Refleksi HGN 2022

    Ribuan Guru JSIT Jawa Tengah Ikuti Refleksi HGN 2022

    • calendar_month Ming, 27 Nov 2022
    • account_circle Redaksi SG
    • 0Komentar

    Laporan: Widodo BANJARNEGARA, BeritaGlobal.net – Di akhir kegiatan Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2022 Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Jawa Tengah, ribuan guru Sekolah Islam Terpadu (SIT) JSIT Jawa Tengah mengikuti kegiatan refleksi.  Baik yang mengikuti secara langsung di Golden Ballroom Surya Yudha Hotel, Banjarnegara. Maupun yang mengikuti secara online melalui kanal youtube JSIT Jawa […]

  • Waduh, Ternyata Masih Ada Dugaan Praktek Pungli Dana PIP di SMKN 3 Kota Salatiga, Lantas Kemana Dananya?

    Waduh, Ternyata Masih Ada Dugaan Praktek Pungli Dana PIP di SMKN 3 Kota Salatiga, Lantas Kemana Dananya?

    • calendar_month Jum, 19 Jan 2018
    • account_circle Redaksi SG
    • 0Komentar

    Ilustrasi Salatiga, beritaglobal.net – Program Indonesia Pintar (PIP) dari pemerintah pusat untuk para peserta didik di Indonesia merupakan suatu hal yang sangat bermanfaat sekali. Namun sungguh disayangkan bahwa adanya program ini justru sering di salah gunakan oleh sebagian oknum. Diduga ada pemotongan dari pencairan dana PIP di SMKN 3 Kota Salatiga, seperti halnya keterangan seorang […]

expand_less