Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Turut Resmikan Jembatan B. J. Habibie di Timor Leste

Menteri PUPR, Presiden Parlemen Nasional Arao Noe de Jesus melintasi dengan mobil yang dikemudikan oleh Mantan Presiden Timor Leste Jose Manuel Ramos Horta, Kamis (29/08/2019). (Foto: dok. Humas Setkab RI)

Dili, beritaglobal.net – Menerima tugas sebagai utusan khusus Presiden RI Joko Widodo, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menghadiri Peringatan ke – 20 Hari Pelaksanaan Jajak Pendapat di Dili, Timor Leste.

Dalam release diterima beritaglobal.net, Minggu (01/09/2019), Basuki sempat menghadiri peresmian Jembatan B. J. Habibie di Desa Bidau Sant’ana, Dili, Kamis (29/08/2019) lalu. Jembatan yang memiliki panjang 540 meter, lebar 8 meter dan 2 jalur ini dibangun oleh Badan Usaha Milik Negara Timor Leste dengan anggaran 3,9 juta dollar AS.

Baca Juga:  Libur Nasional 2026: Pemerintah Resmi Tetapkan 17 Hari Libur dan 8 Hari Cuti Bersama, Distribusi Merata untuk Semua Agama

Dalam kesempatan tersebut Menteri PU Timor – Leste Salvador Soares dos Reis Pires menyampaikan sambutan, diikuti oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Mantan Presiden Timor Leste Jose Manuel Ramos Horta.

“Saya ditugasi Presiden Joko Widodo untuk mewakili Indonesia memenuhi undangan Presiden Timor Leste menghadiri 20 tahun Jajak Pendapat Timor Leste. Terkait peresmian jembatan di Dili dengan nama B. J. Habibie, ini merupakan kehormatan bagi Pemerintah Indonesia dan khususnya Bapak B.J. Habibie,” kata Basuki saat memberikan sambutan.

Menteri PUPR menambahkan B. J. Habibie merupakan sosok negarawan yang dicintai oleh rakyat Indonesia dan Timor Leste.

Basuki juga menyampaikan pesan dari Presiden Jokowi agar Indonesia & Timor Leste dapat terus meningkatkan kerjasama ekonomi pada kawasan perbatasan, seperti Motaain, Motamasin, dan Wini, terutama di era persaingan dewasa ini yang semakin ketat.

Baca Juga:  Jelang Idul Adha, Muhammad Daniel Rigan (MDR) bagikan 22 Ekor Sapi Untuk Sejumlah Masjid Di Kabupaten Buru

Setelah acara peresmian Menteri PUPR, Presiden Parlemen Nasional Arao Noe de Jesus melintasi dengan mobil yang dikemudikan oleh Mantan Presiden Timor Leste Jose Manuel Ramos Horta. Diakhir peresmian, Basuki bermain drum mengiringi Mantan Presiden Timor Leste Jose Manuel Ramos Horta dan Dubes RI Sahat Sitorus bersama menyanyikan lagu Bengawan Solo sebagai simbol persahabatan dan kolaborasi Indonesia – Timor Leste.

Kerjasama kedua negara antara lain berupa pembangunan infrastruktur dan peningkatan kapasitas SDM Timor Leste. Sejumlah pelatihan dilaksanakan oleh Kementerian PUPR dengan Timor Leste diantaranya pelatihan rehabilitasi dan rekonstruksi konstruksi jalan, program dan budgeting, dan pelatihan tenaga teknik operasional untuk operator buldozer dan alat – alat berat.

Baca Juga:  Satgas Yonif 132 Bantu Warga Tasinifu Atasi Krisis Air Bersih

Indonesia dan Timor Leste memiliki sejarah yang dekat dan terus bekerjasama erat bagi kemajuan masa depan kedua negara. Indonesia menjadi mitra pembangunan penting bagi Timor Leste. Sejak tahun 2010, sejumlah proyek infrastruktur di negara tersebut dibangun melibatkan perusahan konstruksi Indonesia baik BUMN maupun swasta nasional antara lain pembangunan jaringan irigasi Raibere, jembatan Soebada, jalan Tibar – Gleno, Comoro Powerplant, Gedung Perdana Menteri, Bandara Oecusse dan ETO Tower. (Agus S/HMS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Tutup
error: Content is protected !!